Prarencana pabrik bromelain (enzim proteolitik) dari bonggol buah nanas kapasitas 20 ton/ tahun

Melawati, Andrean Shely and Pandanga, Intan Christiani Kareri (2019) Prarencana pabrik bromelain (enzim proteolitik) dari bonggol buah nanas kapasitas 20 ton/ tahun. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (334kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (193kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (424kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (872kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (139kB)
[img] Text (BAB 9)
BAB 9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (159kB)
[img] Text (BAB 10)
BAB 10.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[img] Text (BAB 11)
BAB 11.pdf
Restricted to Registered users only

Download (686kB)
[img]
Preview
Text (BAB 12)
BAB 12.pdf

Download (246kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang berpotensi sebagai penghasil berbagai macam jenis buah, salah satunya adalah Nanas. Nanas merupakan tanaman buah yang mengandung banyak komponen nutrisi di dalamnya terutama enzim bromelain. Enzim bromelain adalah salah satu enzim proteolitik atau protease yaitu enzim yang mengkatalisasi penguraian protein menjadi asam amino dengan membangun blok melalui reaksi hidrolisis. Enzim bromelain bermanfaat dalam bidang medis maupun industri seperti untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan karena luka atau operasi, mengurangi radang sendi, menyembuhkan luka bakar, meningkatkan fungsi paru-paru pada penderita infeksi saluran pernapasan, serta untuk mengempukkan daging. Selama ini, bonggol nanas di Indonesia masih belum dimanfaatkan secara optimal sehingga menjadi limbah bagi masyarakat. Bonggol nanas merupakan salah satu sumber terkaya enzim bromelain yang mengandung sekitar 14%. Produksi pembuatan enzim bromelain sudah ada di Indonesia terletak di daerah Lampung. Akan tetapi, konsumsi bromelain di Indonesia sangat minimum karena masyarakatnya masih kurang menyadari tentang pentingnya kesehatan sehingga pabrik pembuatan enzim yang berada di daerah Lampung sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Oleh karena itu, tujuan didirikan pabrik ini adalah memproduksi enzim bromelain sebagai upaya untuk memanfaatkan limbah bonggol nanas yang akan diekspor ke negara Amerika Serikat untuk bahan campuran obat atau suplemen. Proses pembuatan enzim bromelain adalah bonggol buah nanas dicuci dan ditiriskan. Bonggol nanas dihancurkan menggunakan rotary crusher dan diekstraksi selama 30 menit dengan menggunakan air dan ditambahkan larutan Kalium Fosfat dengan konsentrasi 0,2 M. Setelah diekstraksi slurry tersebut disaring menggunakan rotary drum filter untuk memisahkan antara filtrat dengan ampasnya. Ampasnya dikumpulkan pada bak penampung dan filtratnya dimasukkan ke dalam tangki pemurnian selama 60 menit dengan menambahkan aseton. Untuk memisahkan endapan bromelain dengan senyawa yang lain dari hasil pemurnian dapat menggunakan alat micro rotary drum filter. Cake bromelain yang berwarna putih dari hasil pemisahan selanjutnya dimasukkan ke dalam vacuum oven selama 30 menit hingga kadar air di dalam bromelain kering sebesar 5%. Setelah kering, bromelain dihancurkan menggunakan ball mills dan disaring menggunakan screener sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan. Proses yang terakhir serbuk bromelain yang ukurannya telah seragam kemudian dikemas. Prarencana pabrik enzim bromelain berbahan baku bonggol nanas memiliki rincian sebagai berikut : Bentuk perusahaan : Perseroan Terbatas (PT) Produksi : Enzim Bromelain Status perusahaan : Swasta Kapasitas produksi : 20 ton/tahun Hari kerja efektif : 260 hari Sistem operasi : Batch Masa konstruksi : 2 tahun Waktu mulai beroperasi : 2023 Bahan baku : Bonggol nanas, K2PO4, aseton Kebutuhan bahan baku : Bonggol nanas = 30.412.408 kg/tahun K2PO4 = 96.413,20 kg/tahun Aseton = 7.229,96 m3/tahun Utilitas : air sebesar 250,62 m3/hari, listrik sebesar 234,28 kW, solar industrial diesel oil sebanyak 0,17 m3/bulan Jumlah tenaga kerja : 60 orang Lokasi pabrik : Kecamatan Legunkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat Luas pabrik : 10.388 m2 Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan, didapatkan: • Fixed Capital Investment (FCI) : Rp 532.529.872.718 • Working Capital Investment (WCI) : Rp 29.887.228.103 • Total Production Cost (TPC) : Rp 380.903.880.314 • Penjualan per tahun : Rp 30.412.408.000 Analisa ekonomi dengan metode Discounted Cash Flow: • Rate of Return on Investment (ROR) sesudah pajak : 23,47% • Rate of Return on Equity (ROE) sesudah pajak : 42,11% • Pay Out Time (POT) setelah pajak : 5 tahun 1 bulan 6 hari • Break Event Point (BEP) : 45,98%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Andrean Shelly
Date Deposited: 08 Feb 2019 00:55
Last Modified: 08 Feb 2019 00:55
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/16694

Actions (login required)

View Item View Item