Prarencana Pabrik anilin dari nitrobenzena dan hidrogen kapasitas : 46.000 ton per tahun

Haryanto, Brian Yulistiawan and Kristanto, Vicky (2019) Prarencana Pabrik anilin dari nitrobenzena dan hidrogen kapasitas : 46.000 ton per tahun. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (183kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (77kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (77kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (489kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (840kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB VIII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)
[img] Text (BAB 9)
BAB IX.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB)
[img] Text (BAB 10)
BAB X.pdf
Restricted to Registered users only

Download (265kB)
[img] Text (BAB 11)
BAB XI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (664kB)
[img]
Preview
Text (BAB 12)
BAB XII.pdf

Download (71kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Indonesia dituntut agar dapat bersaing dengan negara di Asia Tenggara, terutama dalam bidang industri. Salah satu industri yang berkembang adalah industri kimia. Perkembangan industri kimia menyebabkan kebutuhan bahan baku kimia meningkat. Namun kebutuhan bahan baku kimia di Indonesia masih belum dapat terpenuhi seluruhnya oleh industri di Indonesia, sehingga menyebabkan Indonesia melakukan impor dari negara lain guna memenuhi kebutuhan bahan baku kimia. Salah satu bahan baku kimia yang diperlukan untuk memproduksi produk kimia adalah anilin. Anilin (C6H5NH2) merupakan senyawa organik yang memiliki gugus amina yang terikat pada gugus benzena. Dalam penggunaannya, anilin digunakan sebagai bahan intermediate dalam berbagai industri seperti, industri tekstil, cat, karet, farmasi, dan lain sebagainya. Anilin dapat dihasilkan dari beberapa jenis reaksi, diantaranya adalah aminasi klorobenzena, reduksi nitrobenzena fase cair, dan reduksi nitrobenzena fase gas. Dalam prarencana pabrik ini, metode proses yang akan digunakan untuk menghasilkan anilin adalah reduksi nitrobenzena fase gas, karena diantara ketiga metode yang ada, metode ini menghasilkan yield paling banyak serta memiliki banyak keuntungan baik dalam segi teknis maupun ekonomi. Bahan baku yang digunakan adalah nitrobenzena dan hidrogen. Proses reduksi nitrobenzena fase gas berlangsung pada reaktor fixed bed dengan bantuan katalis Cu dalam silica (coppersupported silica catalyst). Prarencana pabrik anilin ini memiliki rincian sebagai berikut: Bentuk perusahaan : Perseroan Terbatas (PT) Produksi : Anilin Status perusahaan : Swasta Kapasitas produksi : 46.000 ton/tahun Hari kerja efektif : 330 hari Sistem operasi : kontinu Masa konstruksi : 2 tahun Waktu mulai beroperasi : 2023 Bahan baku : Nitrobenzena dan hidrogen Kebutuhan bahan baku : Nitrobenzena = 78.350,6111 ton/tahun Hidrogen = 9.163,6733 ton/tahun Utilitas : Spindle oil = 82,2814 m3/tahun Air = 2.197,8 m3/tahun Listrik = 180,47 kW Batu bara = 3.677,6718 ton/tahun Solar = 1,4894 m3/tahun Jumlah tenaga kerja : 100 orang Lokasi pabrik : Maspion Industrial Estate (MIE), Manyar, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur Luas pabrik : 32.870 m2 Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan, didapatkan: Fixed Capital Investment (FCI) : Rp 267.682.834.401,53 Working Capital Investment (WCI) : Rp 310.635.139.900,54 Total Production Cost (TPC) : Rp 1.723.921.756.203,07 Penjualan per tahun : Rp 2.176.411.800.000 Analisa ekonomi dengan metode Discounted Cash Flow: Rate of Return (ROR) sebelum pajak : 25,49% Rate of Return (ROR) sesudah pajak : 18,14% Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 53,83% Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 37,52% Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 3 tahun 11 bulan 14 hari Pay Out Time (POT) sesudah pajak : 4 tahun 10 bulan 7 hari Break Even Point (BEP) : 41,61%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Vicky Kristanto
Date Deposited: 07 Feb 2019 01:37
Last Modified: 07 Feb 2019 01:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/16738

Actions (login required)

View Item View Item