Pembuatan bio-oil sebagai bahan bakar alternatif dari proses pirolisis buah pinus menggunakan katalis zeolit

Suryoputro, Michael Christian (2019) Pembuatan bio-oil sebagai bahan bakar alternatif dari proses pirolisis buah pinus menggunakan katalis zeolit. Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium). Faculty of Engineering, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (710kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (321kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (399kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (432kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (321kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (558kB)

Abstract

Kementrian ESDM menyatakan bahwa laju eksplorasi minyak di Indonesia semakin meningkat, sedangkan persediaan minyak di Indonesia semakin menipis. Guna mencegah habisnya minyak bumi, diperlukan adanya bahan bakar alternatif untuk menggantikan minyak bumi. Bio-oil merupakan bahan bakar alternatif pengganti minyak bumi yang bersifat terbarukan (renewable fuel) yang artinya bio-oil dapat diproduksi terus-menerus karena dibuat dari bahan baku yang renewable, yaitu tumbuh-tumbuhan. Bio-oil dapat diproduksi dari biomassa dari tumbuhan seperti buah pinus. Buah pinus dipilih karena jumlahnya yang melimpah dan dianggap sebagai limbah yang mencemari lingkungan karena pemanfaatannya masih terbatas. Selain itu jumlah pohon pinus di Indonesia banyak sekali dijumpai karena pinus merkusii merupakan pohon pinus asli Indonesia. Proses pirolisis dilakukan dengan bantuan katalis zeolit. Zeolit mempunyai kegunaan yang luas dalam bidang agrikultura, holtikultura, rumah tangga, industri, pengolahan air dan pengolahan air limbah. Kaitannya dalam bidang industri dan pengolahan air dan limbah, zeolit digunakan sebagai adsorben, pengemban katalis dan penghilang logam berat. Pada penelitian kali ini menggunakan bantuan zeolit untuk mengkonversi buah pinus menjadi produk bio-oil. Dalam penelitian ini, buah pinus dipirolisis untuk dikonversi menjadi produk bio-oil. Pirolisis yang dilakukan menggunakan bantuan katalis zeolit yang terlebih dulu diaktivasi dengan natrium hidroksida (NaOH). Pada penelitian ini digunakan zeolit sebagai katalis yang terlebih dahulu diaktivasi untuk membuka pori – pori dan mengurangi kandungan uap air yang terdapaat didalam zeolit. Zeolit digunakan karena Indonesia juga merupakan salah satu negara dengan potensi zeolit alam yang besar dan tersebar di pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara dan Maluku dengan jumlah zeolit alam sebesar 16.600.000 ton. Bio-oil yang terbentuk kemudian diukur nilai kalornya menggunakan bomb calorimeter serta diukur densitasnya dengan menggunakan piknometer.Selain itu analisis juga dilakukan terhadap katalis zeolit dengan menggunakan metode SEM. Berdasarkan hasil percobaan, peningkatan massa biomassa dari 100 gram sampai dengan 500 gram diperoleh yield bio-oil semakin menurun dari 7,40% sampai 4,30 % sedangkan, penambahan waktu proses pirolisis pada rasio yang sama menunjukkan peningkatan yield bio-oil. Hasil uji karakterisasi bio-oil dari buah pinus pada yield tertinggi diperoleh densitas 1,136 g/ml, flash point 128oC, viskositas 61,49cst, dan nilai kalor 34,895 MJ/kg.

Item Type: Monograph (Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium))
Subjects: Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Michael .
Date Deposited: 04 Feb 2019 03:28
Last Modified: 04 Feb 2019 03:28
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/16838

Actions (login required)

View Item View Item