Efektivitas sediaan krim ekstrak ovis placenta terhadap jumlah sel limfosit dan makrofag pada luka insisi tikus putih galur wistar

Rahayu, Nadya Nola Yoga (2018) Efektivitas sediaan krim ekstrak ovis placenta terhadap jumlah sel limfosit dan makrofag pada luka insisi tikus putih galur wistar. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (645kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (384kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (573kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (918kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (417kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN .pdf
Restricted to Registered users only

Download (538kB) | Request a copy

Abstract

Di Indonesia angka infeksi untuk luka bedah mencapai 2,30 sampai dengan 18,30%. Pengobatan awal secara umum untuk luka insisi adalah povidone iodine tetapi memiliki efek samping berupa iritasi. Ekstrak Ovis placenta mengandung protein yang diperlukan untuk memulai respon inflamasi penyembuhan luka Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh krim ekstrak Ovis placenta pada penyembuhan luka insisi tikus putih jantan terhadap jumlah sel limfosit dan makrofag. Pengujian efektivitas dilakukan pada 18 ekor tikus putih jantan (Rattus novergicus) galur Wistar dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kontrol negatif (NaCl 0,9%), kontrol positif (povidone iodine 10%) dan kelompok perlakuan diberi krim ekstrak Ovis placenta masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor. Jumlah sel limfosit dan makrofag diamati secara mikroskopis pada hari ke-3 dan hari ke-7. Data diuji statistik dengan metode oneway ANOVA dilanjutkan uji perbandingan berganda (Post Hoc Test) menggunakan uji Duncan Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim ekstrak Ovis placenta tidak ada perbedaan bermakna jika dibandingkan dengan kontrol positif. Krim ekstrak Ovis placenta dapat menurunkan jumlah sel limfosit (2,67±1,000) dan makrofag (2,67±0,577) pada hari ke-7 perlakuan jika dibandingkan dengan jumlah sel limfosit (5,00 ± 1,000) dan makrofag (3,67 ± 0,577) pada kelompok kontrol positif. Krim ekstrak Ovis placenta efektif terhadap penyembuhan luka insisi tikus putih galur Wistar terhadap penurunan jumlah sel limfosit dan makrofag.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Ovis placenta, luka insisi, sel limfosit, sel makrofag, krim
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 6355 not found.
Date Deposited: 11 Feb 2019 05:35
Last Modified: 11 Feb 2019 05:35
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/16893

Actions (login required)

View Item View Item