Hubungan antara intensitas problem-focused coping yang dilakukan oleh ibu dari anak penderita schizophrenia dengan stres yang di alami

Frislia, Ernie (2003) Hubungan antara intensitas problem-focused coping yang dilakukan oleh ibu dari anak penderita schizophrenia dengan stres yang di alami. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (142kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (524kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (233kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (587kB) | Preview

Abstract

Stres adalah fakta dalam hidup dan bagian dari kehidupan. Sepanjang kehidupan individu selalu dan tidak lepas dari masalah yang kadangkala membuat individu menjadi stres. Menghadapi perubahan yang terus terjadi setiap individu memiliki daya tahan yang berbeda. Ada individu yang mampu bertahan dan mengatasi masalahnya tetapi ada juga individu yang tidak mampu. Individu yang tidak mampu mengatasi masalahnya lama kelamaan akan stres, jika hal ini berkepanjangan dapat menimbulkan depresi yang pada tingkat tertentu dapat menyebabkan individu menjadi 'gila'. Akibat yang harus dihadapi oleh penderita yakni ia dikucilkan oleh masyarakat karena dimasyarakat penyakit ini masih tergolong jarang sehingga dianggap aneh. Selain itu keluarga juga merasakan dampaknya, pada awalnya mungkin adanya penolakan karena mempunyai anak penderita schizofrenia sehingga banyak dari orangtua malu dan takut dengan tingkah laku anak mereka. Terlebih lagi sebagai seorang ibu akan lebih tertekan dengan mempunyai anak penderita schizofrenia karena untuk sembuh sempurna sangat kecil kemungkinannya. Salah satu bentuk dari problem-focused coping adalah membawa anak ke rumah sakit dengan demikian dapat mengurangi stres ibu tapi pada kenyataannya ibu tetap stres hal ini banyak dipengaruhi oleh banyak hal, tetapi melalui penelitian ini peneliti hanya ingin mengetahui apakah ada hubungan antara intensitas problem-focused coping yang dilakukan oleh ibu dari anak penderita schizofrenia dengan stres yang di alami. Subyek penelitian adalah ibu dari penderita schizofenia yang sedang rawat jalan dan rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya serta belum menikah. Metode pengurmpulan data menggunakan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara stres ibu dengan problem-focused coping (rxy = -0,127 dan p = 0,510, two-tailed). Dengan demikian berarti tidak mendukung hipotesis yang dikemukakan oleh peneliti pada tinjauan pustaka. Hal ini disebabkan adanya faktor lain yang mempengaruhi vaiabel stres yang tidak diteliti oleh peneliti yakni latar belakang pendidikan, jenis kelamin, dukungan sosial, kepribadian dan situasi. Selain itu ada beberapa metodologi penelitian yang tidak dikendalikan peneliti seperti hambatan bahasa dan sebagainya. Saran yang dapat diberkan bagi subyek, rumah sakit, masyarakat yakni jangan pernah menyerah dengan situasi yang menekan, pemberian penyuluhan bagi ibu dari pihak rumah sakit. Saran bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti variabel stres dapat menghubungkan dengan faktor-faktor yakni latar belakang pendidikan, jenis kelamin, dukungan sosial, dan sebagainya serta sebaiknya penelitian dilakukan secara kualitatif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 30 Mar 2015 08:31
Last Modified: 30 Mar 2015 08:31
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1690

Actions (login required)

View Item View Item