Uji aktivitas antibakteri ekstrak kulit buah jeruk purut (Citrus hystrix dc) terhadap staphylococcus epidermidis

Pulung, Regita Andriani (2018) Uji aktivitas antibakteri ekstrak kulit buah jeruk purut (Citrus hystrix dc) terhadap staphylococcus epidermidis. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Staphylococcus epidermidis merupakan salah satu bakteri flora normal yang berada di kulit dan membran mukosa manusia. Staphylococcus epidermidis disebut sebagai salah satu penyebab infeksi nosokomial. Tanaman jeruk purut (Citrus hystrix DC) merupakan salah satu bahan obat-obatan herbal yang memiliki senyawa-senyawa berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakteri kulit buah Citrus hystrix DC terhadap Staphylococcus epidermidis dengan menggunakan studi eksperimental non equivalent control group design. Metode: Pembuatan ekstrak kulit buah jeruk purut (Citrus hystrix DC) dengan metode maserasi menggunakan ethanol 95%. Penelitian ini menggunakan metode uji mikrodilusi pada 96 well plate lalu membaca nilai absorbance dengan spektrofotometer untuk mengetahui nilai KHM dan streaking agar untuk mengetahui nilai KBM. Hasil: Hasil penelitan menunjukkan bahwa KHM terlertak pada rentang konsentrasi 200 - 400 mg/mL, sedangkan KBM terletak pada rentang konsentrasi 400 - 800 mg/mL. Simpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah Citrus hystrix DC memiliki daya hambat (KHM) dan daya bunuh (KBM) terhadap Staphylococcus epidermidis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Medicine" not defined]
Uncontrolled Keywords: Antibakteri, citrus hystrix dc, staphylococcus epidermidis
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 6260 not found.
Date Deposited: 12 Feb 2019 04:30
Last Modified: 12 Feb 2019 04:30
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/16990

Actions (login required)

View Item View Item