Perencanaan unit pengolahan cookies cokelat beras merah dengan kapasitas bahan 10 kg per hari

Steven, . and Liyadi, Iswanto and Jonathan, William (2018) Perencanaan unit pengolahan cookies cokelat beras merah dengan kapasitas bahan 10 kg per hari. Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif). Faculty of Agricultural Technology, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (849kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (81kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (49kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
BAB9&DAPUS.pdf

Download (232kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (453kB)

Abstract

Cookies cokelat adalah makanan ringan yang banyak digemari masyarakat. Dalam pembuatan cookies, digunakan bahan baku berupa tepung terigu. Terigu adalah tepung yang terbuat dari gandum, namun untuk memenuhi kebutuhan gandum Indonesia masih melakukan impor dalam jumlah yang tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk mengurangi impor gandum, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menggunakan tepung beras merah untuk mengurangi penggunaan terigu dalam pembuatan cookies. Penggunaan tepung beras merah dalam pembuatan cookies cokelat juga dapat memberi nilai jual lebih bagi cookies yang dihasilkan karena beras merah kaya akan serat dan antioksidan, sehingga cookies yang dihasilkan lebih menyehatkan. Substitusi tepung beras merah dalam jumlah tinggi dapat mengakibatkan tekstur cookies menjadi rapuh dan kurang disenangi, sehingga tingkat substitusinya dibatasi sampai 40%. Cookies cokelat beras merah yang diproduksi diberi merk “Cocobra”. Usaha “Cocobra” ini direncanakan dengan kapastis bahan 10 kg/hari. Proses pengolahan “Cocobra” meliputi penimbangan, mixing, pengovenan, pendinginan dan pengemasan. Lokasi usaha terletak di Jalan Wisata Bukit Mas 1 C3 Nomor 1, Surabaya. Usaha ini berbentuk usaha perseorangan dengan empat orang pekerja dan waktu kerja selama 8 jam per hari. Pemasaran dilakukan melalui media sosial berupa Instagram, Line dan WhatsApp serta dengan penawaran langsung kepada konsumen. Sistem penjualan yang digunakan selama simulasi usaha adalah sistem pre-order. Usaha ini layak didirikan karena memiliki laju pengembalian modal (ROR) setelah pajak 350,47% yang lebih besar dari MARR 13,62% dengan waktu pengembalian modal setelah pajak selama 3,40 bulan dan Break Even Point (BEP) sebesar 60,07%.

Item Type: Monograph (Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif))
Uncontrolled Keywords: Cookies, cokelat, beras merah, “Cocobra”, perencanaan usaha
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 6348 not found.
Date Deposited: 29 Jan 2019 08:33
Last Modified: 29 Jan 2019 08:33
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/17050

Actions (login required)

View Item View Item