Pengaruh proporsi tepung pisang dan tapioka terhadap karakteristik snack bar.

Tavares, Patricia Lojacqueline Don (2018) Pengaruh proporsi tepung pisang dan tapioka terhadap karakteristik snack bar. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (414kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab I.pdf

Download (90kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (180kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (471kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (205kB) | Preview
[img] Text
Lampiran 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Snack bar adalah makanan ringan yang praktis untuk dikonsumsi dan memiliki nilai gizi yang baik. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan snack bar dalam penelitian ini adalah tepung pisang. Tepung pisang merupakan tepung yang diolah dari hasil penggilingan buah pisang kering. Buah pisang yang diolah menjadi tepung pisang dapat memperpanjang umur simpan dan mempermudah penggunaan buah pisang dalam produk pangan. Bahan pengisi yang digunakan dalam penelitian ini adalah jamur kuping dan kacang tanah. Kacang tanah dipilih untuk menambah kandungan protein dari snack bar sedangkan jamur kuping digunakan untuk menambah kandungan serat pada snack bar. Bahan pengikat diperlukan dalam pembuatan snack bar sebagai pembentuk adonan yang kompak. Bahan pengikat yang dapat digunakan salah satunya adalah tapioka. Tapioka dipilih karena mudah ditemukan dipasaran dan memiliki harga yang cukup terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proporsi tapioka dan tepung pisang terhadap karakteristik snack bar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, yaitu proporsi tepung pisang dan tapioka yang terdiri dari tujuh taraf perlakuan dan ulangan sebanyak empat kali, yaitu 100:0, 95:5, 90:10, 85:15, 80:20, 75:25 dan 70:30 (%b/b). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penambahan proporsi tepung pisang dan tapioka terhadap sifat fisik dan organoleptik, namun tidak berpengaruh terhadap kadar air snack bar. Perlakuan terbaik berdasarkan uji organoleptik adalah snack bar dengan proporsi tepung pisang dan tapioka sebesar 90:10% (b/b) dengan kadar air 2,21%, nilai lightness sebesar 53,50, nilai hue 62,93, nilai chroma 17,91, nilai hardness sebesar 5,87 N dan nilai fracturability 5,80 N

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Agricultural Technology" not defined]
Uncontrolled Keywords: tepung pisang, tapioka, snack bar, jamur kuping, kacang tanah
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 6325 not found.
Date Deposited: 29 Jan 2019 04:10
Last Modified: 29 Jan 2019 04:10
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/17128

Actions (login required)

View Item View Item