Penyesuaian diri remaja akhir mantan anak jalanan di rumah singgah

Dewi, Cresensia Dina Candra Kumala (2013) Penyesuaian diri remaja akhir mantan anak jalanan di rumah singgah. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (519kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (167kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (122kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB)

Abstract

Penyesuaian diri menurut Schneiders (dalam Agustiani, 2006: 19) merupakan suatu proses yang mencakup proses-proses mental dan tingkah laku, yang merupakan usaha individu agar berhasil mengatasi kebutuhan, ketegangan, konflik, dan frustasi yang dialami di dalam dirinya. Setiap remaja akan melakukan penyesuaian diri baik terhadap tugas-tugas perkembangannya maupun tuntutan-tuntutan sosialnya. Bagi mantan anak jalanan, melakukan penyesuaian diri di rumah singgah bukan hal yang mudah. Hal ini disebabkan mantan anak jalanan harus melakukan penyesuaian dengan tugas dan tuntutan sosial yang baru sekaligus melakukan penyesuaian dengan lingkungan rumah singgah yang baru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran penyesuaian diri yang dialami oleh remaja akhir mantan anak jalanan di rumah singgah dan faktor-faktor apa saja yang mendorong penyesuaian diri remaja akhir mantan anak jalanan di rumah singgah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara sebagai alat pengumpul data. Informan penelitian berjumlah 1 orang dengan 1 orang significant other. Informan penelitian adalah remaja akhir mantan anak jalanan yang telah tinggal di rumah singgah minimal 1 tahun. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas argumentatif, komunikatif dan ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan memenuhi kelima aspek penyesuaian diri yaitu mampu mempersepsikan kenyataan dengan tepat, mampu mengatasi stres dan kecemasan, memiliki citra diri yang positif, mampu mengekspresikan emosi dengan tepat dan mampu menjalin hubungan interpersonal dengan baik. Selain itu, faktor utama yang mendorong informan untuk tinggal dan bertahan di rumah singgah adalah faktor motif berprestasi dan faktor persepsi remaja terhadap situasi di rumah singgah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psychology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Penyesuaian Diri, Mantan Anak Jalanan, Rumah Singgah, Remaja Akhir
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 10 Mar 2015 03:38
Last Modified: 10 Mar 2015 03:38
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1721

Actions (login required)

View Item View Item