Pengaruh faktor tekanan sosial dan dimensi budaya terhadap intensi pelaporan pelanggaran pada badan usaha milik negara

Putri, Vitrallita Alvianda (2019) Pengaruh faktor tekanan sosial dan dimensi budaya terhadap intensi pelaporan pelanggaran pada badan usaha milik negara. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (883kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (309kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (513kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (642kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (491kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (399kB) | Request a copy

Abstract

Korupsi merupakan salah satu pelanggaran yang paling umum di lakukan di Indonesia. Dalam pemberantasan korupsi, pemerintah memberikan wadah khusus guna melakukan pelaporan pelanggaran. Intensi pelaporan pelanggaran merupakan syarat pegawai untuk menjadi seorang pelapor pelanggaran. Semakin tinggi intensi pelaporan pelanggaran, maka akan semakin memberikan kontribusi pada lembaga pelaporan pelanggaran dalam memberikan informasi tentang adanya pelanggaran di suatu organisasi. Lembaga pelaporan pelanggaran juga perlu memperhatikan apa saja yang mempengaruhi intensi pelaporan pelanggaran pada pegawai. Oleh karena itu, tekanan sosial, dimensi budaya individual, serta dimensi budaya maskulin dapat menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Sampel yang menjadi penelitian dalam skripsi ini adalah pegawai yang bekerja di BUMN Surabaya dan berjumlah 60 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan sosial, dimensi budaya individualis dan dimensi budaya maskulin sebagai variabel independen dengan intensi pelaporan pelanggaran sebagai variabel dependen. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sumber data primer. Alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner online dan kuesioner offline. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model penelitian kuantitatif ini tidak dapat diuji lebih lanjut. Sementara, hasil dari penelitian kualitatif menunjukkan bahwa pegawai BUMN di Surabaya menganut dimensi budaya kolektif dan maskulin serta terdapatnya tekanan sosial yang mempengaruhi intensi pelaporan pelanggaran.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: pelaporan pelanggaran, tekanan sosial, dimensi budaya individualis, dimensi budaya maskulin.
Subjects: Business > Accounting
Divisions: Faculty of Business > Accounting Undergraduate Study Program
Depositing User: Users 6692 not found.
Date Deposited: 01 Feb 2019 05:52
Last Modified: 01 Feb 2019 05:52
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/17751

Actions (login required)

View Item View Item