Asosiasi sindrom metabolik dan riwayat kejadian stroke (Penelitian pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kapongan, Situbondo, Jawa Timur)

Anggraini, Serafica Ayu (2018) Asosiasi sindrom metabolik dan riwayat kejadian stroke (Penelitian pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kapongan, Situbondo, Jawa Timur). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (779kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (207kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (393kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (490kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf

Download (425kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (807kB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang : Sindrom metabolik merupakan suatu kumpulan faktor risiko metabolik yang berkaitan langsung terhadap kejadian penyakit serebrovaskular. Prevalensi sindrom metabolik banyak ditemukan pada negara berkembang. Beberapa penelitian menunjukan terdapat keterkaitan kejadian sindrom metabolik dan riwayat kejadian stroke. Tujuan : Untuk menganalisis asosiasi sindrom metabolik dan riwayat kejadian stroke pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kapongan, Situbondo. Metode : Dilakukan anamnesis, pemeriksaan fisik meliputi berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang dan tekanan darah. Sampling darah kapiler meliputi gula darah puasa, HDL dan trigliserida dengan alat Lipid Pro® dan Accu Check®. Hasil : Delapan puluh subjek penelitian ikut serta dalam penelitian ini selama periode 30 Juli – 01 Agustus 2018. Terdiri dari 20 (25%) laki-laki dan 60 (75%) perempuan, rentang usia terbanyak adalah 60-69. Sebanyak 45 (56,3%) mengalami sindrom metabolik dan 18 (22,5) mengalami stroke. Didapatkan asosiasi tidak bermakna antara sindrom metabolik dan riwayat kejadian stroke (p=0,637;p>0,05). Simpulan : Terdapat asosiasi tidak bermakna antara sindrom metabolik dan riwayat kejadian stroke, dimana sindrom metabolik cenderung faktor risiko terhadap stroke. PR= 1,222 (95% CI = 0,529 – 2,827) Kata kunci : Sindrom metabolik, riwayat stroke

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Sindrom metabolik, riwayat stroke
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 6230 not found.
Date Deposited: 26 Feb 2019 05:04
Last Modified: 26 Feb 2019 05:14
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/17787

Actions (login required)

View Item View Item