Perencanaan unit pengolahan biji kakao kering dengan kapasitas produksi bahan baku 1.000 kg/hari menjadi bubuk cokelat 3in1 dalam kemasan sachet (@ 25 gram) dan lemak kakao

Budiman, Alvin Yonathan (2012) Perencanaan unit pengolahan biji kakao kering dengan kapasitas produksi bahan baku 1.000 kg/hari menjadi bubuk cokelat 3in1 dalam kemasan sachet (@ 25 gram) dan lemak kakao. Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif). Faculty of Agricultural Technology, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (63kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (155kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (92kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (356kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (68kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
BAB 9.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (691kB)

Abstract

Bubuk cokelat 3in1 adalah produk yang terbuat dari kakao bubuk yang telah melalui proses alkalisasi dan dicampur dengan gula halus dan susu bubuk full cream serta seringkali ditambahkan perisa vanili sebagai flavouring agent. Selama proses produksi bubuk cokelat 3in1, juga didapatkan hasil sampingan berupa lemak kakao. Lemak kakao merupakan minyak nabati yang berasal dari biji kakao yang telah melalui proses pengempaan dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi karena dapat digunakan sebagai bahan baku dalam industri pangan maupun kosmetik. Produk olahan kakao yang semakin diminati masyarakat menuntut terbentuknya produk baru, salah satunya bubuk cokelat 3in1 sehingga perlu didirikan sebuah pabrik pengolahan bubuk cokelat 3in1untuk memenuhi tuntutan pasar. Bubuk cokelat 3in1 direncanakan dalam kemasan sachet dengan berat produk 25 gram, sedangkan lemak kakao dalam kemasan kardus dengan berat produk 25 kg. Kapasitas produksi yang direncanakan adalah 1.000 kg/hari biji kakao kering. Proses produksi akan dilakukan selama delapan jam kerja per hari secara batch. Pabrik pengolahan bubuk cokelat 3in1 dan lemak kakao direncanakan berlokasi di Kawasan Raya Suwayuwo, Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur dengan luas lahan 2.244 m2 dan luas bangunan 1.215,75 m2. Badan usaha pabrik adalah Perseroan Terbatas (PT) tertutup dengan struktur organisasi garis dan jumlah tenaga kerja sebanyak 65 orang. Berdasarkan faktor teknis dan faktor ekonomis dapat diketahui bahwa pabrik pengolahan bubuk cokelat 3in1 dan lemak kakao yang direncanakan layak untuk didirikan dan dioperasikan karena memiliki laju pengembalian modal setelah pajak (ROR) adalah 33,59%, yang lebih besar dari MARR (Minimum Attractive Rate of Return) 15,5%. Waktu pengembalian modal setelah pajak (POT) adalah 2 tahun 4 bulan dan titik impas (Break Even Point/BEP) sebesar 54,96%.

Item Type: Monograph (Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif))
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Bubuk cokelat 3in1, lemak kakao, pengolahan, kelayakan
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Rani .
Date Deposited: 18 Feb 2019 01:07
Last Modified: 18 Feb 2019 01:07
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/17826

Actions (login required)

View Item View Item