Perencanaan pabrik pembekuan udang PDTO (peeled deveined tail on) metode IQF (individual quick freezing) dengan kapasitas bahan baku 5 ton/hari

Kurniawati, . (2012) Perencanaan pabrik pembekuan udang PDTO (peeled deveined tail on) metode IQF (individual quick freezing) dengan kapasitas bahan baku 5 ton/hari. Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif). Faculty of Agricultural Technology, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (64kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (60kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (119kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (73kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
BAB 9.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (567kB)

Abstract

Udang adalah salah satu hasil perikanan di Indonesia yang mempunyai sifat mudah rusak. Kerusakan pada udang mengakibatkan penurunan mutu udang dan tidak dapat diterima oleh konsumen. Untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang umur simpan udang maka diperlukan suatu metode pengawetan, yaitu pembekuan udang. Pabrik pembekuan udang PDTO metode IQF dengan kapasitas 5 ton/hari ini akan direncanakan mengenai mesin dan peralatan yang digunakan, lokasi dan tata letak pabrik, bentuk perusahaan, struktur organisasi, sumber daya manusia, utilitas, serta analisa ekonomi pabrik. Kelayakan pendirian suatu pabrik pembekuan udang didasarkan pada faktor teknis, manajemen perusahaan, dan faktor ekonomis. Faktor teknis meliputi lokasi pabrik yang strategis dan tata letak pabrik yang memadai, serta tersedianya sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Manajemen perusahaan meliputi bentuk perusahaan, struktur organisasi, dan sumber daya manusia yang digunakan. Dari segi ekonomis, pabrik pembekuan udang dikatakan layak apabila ROR (Rate of Return) dan POP (Pay Out Period) memenuhi syarat, dan BEP (Break Even Point) berkisar antara 40-60%. Perencanaan pendirian pabrik pembekuan udang PDTO metode IQF dengan kapasitas bahan baku 5 ton/hari dinyatakan layak dari segi teknis, manajemen, dan ekonomis karena mempunyai lokasi dan tata letak pabrik yang telah dipertimbangkan sehingga dapat membantu kelancaran dan keefektifan proses produksi. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah PT dan struktur organisasi yang digunakan adalah bentuk garis/lini. ROR dari pabrik pembekuan udang PDTO IQF lebih besar daripada MARR (Minimum Attractive Rate of Return) dengan POP lebih kecil dari 5 tahun. BEP yang didapatkan sebesar 53,67% sehingga perencanaan pendirian pabrik pembekuan udang PDTO IQF ini dapat dikatakan layak dari segi ekonomis.

Item Type: Monograph (Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif))
Uncontrolled Keywords: Udang, PDTO, IQF, pabrik pembekuan udang
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Rani .
Date Deposited: 13 Feb 2019 09:45
Last Modified: 13 Feb 2019 09:45
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/17837

Actions (login required)

View Item View Item