Perencanaan pabrik pengolahan air minum dalam kemasan dengan kapasitas produksi 90.000 L/hari setara 7.500 dos dalam kemasan cup 250 ml di Pandaan-Pasuruan

Pranoto, Erna Sanjaya (2013) Perencanaan pabrik pengolahan air minum dalam kemasan dengan kapasitas produksi 90.000 L/hari setara 7.500 dos dalam kemasan cup 250 ml di Pandaan-Pasuruan. Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif). Faculty of Agricultural Technology, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (60kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (151kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (96kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (95kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (83kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (26kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
BAB 9.pdf

Download (96kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)

Abstract

Air merupakan unsur yang tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan utama bagi makhluk hidup. Mutu air yang digunakan sebagai air minum harus memenuhi beberapa syarat yaitu: jernih, bersih, tidak berasa, dan tidak berbau. Peningkatan pencemaran sumber air menyebabkan kebutuhan manusia akan air minum yang bersih dan siap dikonsumsi meningkat. AMDK merupakan salah satu produk hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di mana air digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum. Konsumsi AMDK yang semakin meningkat di Indonesia menyebabkan perkembangan berbagai industri pengolahan AMDK khususnya kemasan cup karena bentuknya lebih praktis, ringan, dan langsung habis dikonsumsi sehingga memberikan peluang bagi pemilik modal untuk mendirikan pabrik AMDK. Air baku yang digunakan dalam pembuatan AMDK cup 250 mL berasal dari resapan air Pegunungan Arjuna yang diambil melalui sumur bor dengan ke dalaman 120 meter dari permukaan tanah. Kriteria air baku harus memenuhi syarat air bersih yang mengacu pada PERMENKES 496 dan SNI 01-3553-2006. Pabrik Pengolahan AMDK cup 250 mL dengan kapasitas produksi 90.000 L per hari direncanakan berlokasi di Jalan Raya Surabaya-Malang Km 68 Pandaan-Pasuruan, dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT). Tujuan pendirian pabrik AMDK yaitu untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam memperoleh air yang layak untuk dikonsumsi. Struktur organisasi yang digunakan adalah garis dengan jumlah karyawan 52 orang, yang bekerja selama 6 hari dalam seminggu. Tata letak yang direncakan adalah tipe produk dan memiliki 2 shift produksi per hari. Nilai titik impas yang diperoleh adalah 40,12% dengan harga jual Rp 11.400,00 per dos. Laju pengembalian modal sesudah pajak (ROR) sebesar 22,04% lebih besar dari MARR (Minimum Attractive Rate of Return) 12%. Waktu pengembalian modal sesudah pajak 4 tahun 2 bulan 14 hari.

Item Type: Monograph (Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif))
Uncontrolled Keywords: Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), perencanaan pabrik
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Rani .
Date Deposited: 18 Feb 2019 05:37
Last Modified: 18 Feb 2019 05:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/17853

Actions (login required)

View Item View Item