Pembuatan tepung jagung dengan metode liming process

Santoso, Denny Yuwono (2003) Pembuatan tepung jagung dengan metode liming process. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (57kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (756kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (390kB) | Preview

Abstract

Tepung jagung adalah tepung yang diperoleh dengan cara menggiling biji jagung yang baik dan bersih. Tepung jagung merupakan bentuk olahan kering jagung yang tahan disimpan lama. Tepung jagung memiliki nilai komersial karena dapat digunakan sebagai bahan baku bagi industri pangan yang lain seperti roti, mi dan makanan-makanan yang lainnya. Selain itu dalam rangka usaha penganekaragaman (diversifikasi) bahan makanan, maka proses pengolahan jagung menjadi tepung merupakan suatu langkah yang memberi harapan di masa yang akan datang. Penggunaan Ca(OH)2 dalam pembuatan tepung jagung dimaksudkan untuk mendapatkan tekstur yang keras, sehingga dapat dihasilkan tepung yang remah. Dengan adanya perendaman dalam larutan Ca(OH)2 akan dihasilkan tekstur yang keras dan ini akan mempermudah pada saat penggilingan sehingga didapatkan hasil rendemen yang tinggi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor yaitu faktor lama perendaman dalam larutan Ca(OH)2 dan faktor konsentrasi larutan Ca(OH)2 dengan ulangan sebanyak tiga kali. Lama perendaman dalam larutan Ca(OH)2 adalah 0 jam, 6 jam dan 12 jam sedangkan prosentase konsentrasi larutan Ca(OH)2 yang digunakan adalah 0 % (kontrol), 0,75 % dan 1,5 % (b/b). Selanjutnya data yang diperoleh akan dianalisa dengan ANOVA (Analysis of Varians) dan apabila hasil uji Anova menunjukkan ada perbedaan, dilanjutkan dengan Uji Beda Jarak Nyata Duncan (Duncan's Multiple Range Test/ DMRT). Analisa yang dilakukan adalah penentuan kadar air, penentuan kadar abu, penentuan kadar protein, penentuan fineness modulus, penentuan warna tepung, penentuan viskositas, penentuan titik gelatinisasi tepung, penentuan daya pengembangan, penentuan kadar pati tepung, penentuan tekstur gel tepung jagung, penentuan daya potong gel tepung jagung. Kombinasi perlakuan lama perendaman dan konsentrasi Ca(OH)2 menghasilkan produk tepung jagung dengan kadar air 8,4067%, kadar abu 7, 7048%, kadar protein 7,7191 %, tekstur 8,7367 mm/125 gr, daya potong 41,5483 mm/50 gr, fineness modulus 0,9227; viskositas 45,8333 cps, titik gelatinisasi 77,1°C, daya pengembangan 43,2420 dan kadar pati 85,33%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 30 Mar 2015 05:50
Last Modified: 30 Mar 2015 05:50
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1824

Actions (login required)

View Item View Item