Uji antibakteri dan antibiofilm ekstrak etanol bawang lanang (Allium sativum L.) hasil fermentasi terhadap bakteri propionibacterium acnes

Verawati, Vanny (2019) Uji antibakteri dan antibiofilm ekstrak etanol bawang lanang (Allium sativum L.) hasil fermentasi terhadap bakteri propionibacterium acnes. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (763kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (132kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (291kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (325kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (386kB) | Request a copy

Abstract

Bawang lanang (Allium sativum L.) merupakan bawang putih umbi tunggal. Tanaman ini memiliki efek farmakologis antara lain menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolestrol, mencegah serangan jantung, antikanker, serta menghambat pertumbuhan mikroba. Black garlic merupakan produk hasil fermentasi bawang putih yang diolah dengan cara dipanaskan pada suhu 71°C dengan kelembapan 65-70% selama 10 hari. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan data dari kemampuan ekstrak etanol bawang lanang hasil fermentasi sebagai antibakteri Propionibacterium acnes, antibiofilm Propionibacterium acnes serta untuk mengetahui golongan senyawa yang berkhasiat sebagai antibakteri Propionibacterium acnes. Pengujian aktivitas dilakukan dengan metode difusi sumuran dimana konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 5%, 10%, 15%, 20%, 30%, 40%, dan 50%. Ekstrak etanol bawang lanang hasil fermentasi (black garlic) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dengan konsentrasi 30%, 40%, dan 50% berturut-turut adalah 6,63±0,16 mm; 7,42±0,13 mm; dan 8,43±0,13 mm. Pengujian antibiofilm dilakukan dengan metode mikrodilusi dimana konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 50% hingga 0,09%. Hasil dari pengujian antibiofilm adalah ekstrak pada konsentrasi 50% dapat menghambat biofilm sebesar 98,37%. Pengujian golongan senyawa yang memiliki aktivitas dengan cara bioautografi langsung menggunakan tetrazolium klorida 2,5%. Serta dilakukan KLT dan skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan senyawa yang terdapat pada black garlic. Pada uji bioautografi golongan senyawa yang diduga memiliki potensi antibakteri adalah flavonoid dan minyak atsiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Antibakteri, antibiofilm, bawang lanang hasil fermentasi, bawang hitam, ekstrak.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 6831 not found.
Date Deposited: 29 May 2019 03:36
Last Modified: 29 May 2019 03:36
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/18458

Actions (login required)

View Item View Item