Peningkatan Hasil Produksi Makanan Ringan Olahan Dengan Mesin Pengering Energi Gas LPG

Joewono, Andrew and Agustine, Lanny and Angka, Peter R.D and Agustino, Fian and Nico, Laurentius (2018) Peningkatan Hasil Produksi Makanan Ringan Olahan Dengan Mesin Pengering Energi Gas LPG. In: Prosiding Seminar Nasional Seri 8, Mewujudkan Masyarakat Madani dan Lestari 2018., 27 September 2018, UII Yogyakarta, e-ISBN: 978-602-450-321-5, p-ISBN: 978-602-450-320-8.

[img]
Preview
Text (Peningkatan Hasil Produksi Makanan Ringan Olahan Dengan Mesin Pengering Energi Gas LPG)
13p-Peningkatan_hasil_produksi_.pdf

Download (745kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Peningkatan Hasil Produksi Makanan Ringan Olahan Dengan Mesin Pengering Energi Gas LPG_peer_review)
18-R1&2-Peningkatan_Hasil_Produksi_Makanan_.pdf

Download (650kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Peningkatan Hasil Produksi Makanan Ringan Olahan Dengan Mesin Pengering Energi Gas LPG)
18p-Peningkatan_hasil_produksi_Hasil Cek Similarity.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11462

Abstract

Produksi makanan olahan ringan tidak pernah mengalami penurunan minat konsumen, didaerah kecamatan Magersari, Kota Mojokerto terdapat beberapa Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi makanan riang (kerupuk dan kemplang), yang dijadikan mitra dalam programkemitraan masyarakat ini, mitra yang pertama UKM kerupuk singkong "Cassava", dan mitra yang kedua UKM Kerupuk Kemplang "Haka Bakery". Proses produksi mampu menghasilkan pengolahan hingga 300 kg, namun didalam proses pengolahan akhir, diperlukan penjemuran (pengeringan) yang hanya mengandalkan cuaca (sinar matahari), sehingga hasil produksi yang sekarang ini dapat dilakukan berkisar 50 - 75 Kg perharinya. Untuk meningkatkan hasil produksi UKM tersebut, maka cara yang diprioritaskan untuk dapat dilakukan yaitu membuat suatu alat pengering kerupuk, dengan menggunakan ruangan tertutup, pemanasan menggunakan udara panas yang dihembuskan, dengan skala produksi 50 kg bahan kerupuk basah, diprediksikan proses pengeringan selama kurang lebih 4 jam, bahan bakar yang digunakan gas LPG. Secara umum produksi dan manajemen sudah terkelola dengan baik, dengan bantuan pengurusan ijin merk, ijin kandungan gizi, administrasi legal perdagangan, dan pameran produk hingga setingkat nasional, yang difasilitasi oleh pemerintahan kota Mojokerto, sehingga UKM ini dapat mengembangkan pemasaran hingga ke daerah sekitar (Kediri, Tulungagung, Surabaya, hingga ke luar Pulau), Oleh karena itu, prioritas kegiatan dengan membuat peralatan yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan penjemuran (pengeringan) makanan olahan kerupuk, yang dapat dilakukan sewaktu-waktu tanpa tergantung cuaca, dengan kebersihan dan standar kekeringan yang terkendali, dan pemakaian bahan bakar yang efisien (gas LPG), penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan pengguna dalam melakukan proses produksi pada bagian pengeringan, dan sosialisasi teknologi tepat guna untuk menanggulangi permasalahan masyarakat terutama Usaha Kecil Menengah, sebagai sarana peningkaan kesejahteraan masyarakat.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Additional Information: e-ISBN: 978-602-450-321-5, p-ISBN: 978-602-450-320-8
Uncontrolled Keywords: Pengering Krupuk, Teknologi Tepat Guna
Subjects: Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Proceeding
Depositing User: F.X. Hadi
Date Deposited: 27 May 2019 06:06
Last Modified: 27 Aug 2019 02:58
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/18466

Actions (login required)

View Item View Item