Isolasi dan uji aktivitas antibakteri fungi endofit bawang bombay (Allium cepa L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 6538

Andreanto, . (2019) Isolasi dan uji aktivitas antibakteri fungi endofit bawang bombay (Allium cepa L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 6538. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (119kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (34MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (201kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Bawang bombay (Allium cepa L.) ialah jenis bawang yang banyak dibudidayakan dan dapat bemanfaat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi fungi endofit yang terdapat pada umbi bawang bombay dan menguji aktivitas antibakterinya. Pada penelitian ini umbi bawang bombay (Allium cepa L.) akan melewati proses sterilisasi permukaan dengan cara direndam menggunakan alkohol 70% selama 1 menit, natrium hipoklorit 5% selama 30 detik, alkohol 70% selama 30 detik, dibilas dengan akuades steril dan dikeringkan dengan tisu steril kemudian ditanam pada media Potato Dextrose Agar dan diinkubasi pada suhu ruang. Fungi yang berbeda secara makroskopisnya dipisahkan masing-masing pada media Potato Dextrose Yeast lalu kembali ditumbuhkan pada media Potato Dextrose Agar sampai didapatkan koloni fungi endofit yang murni dan akan diamati sifat makroskopis, mikroskopis serta dilakukan uji biokimia. Uji biokimia yang dilakukan meliputi uji hidrolisa amilum, uji hidrolisa gelatin, uji hidrolisa kasein dan uji hidrolisa lemak. Koloni fungi endofit murni juga akan diuji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 6538. Adanya aktivitas antibakteri ditandai dengan adanya daerah jernih di sekitar fungi. Berdasarkan hasil dari penelitian didapatkan 2 jenis fungi endofit yang diduga jenis Aspergillus untuk fungi B1 dengan bagian spesifik terdapat konidia yang menempel di sekitar vesikel dan jenis Mucor untuk fungi B2 dengan bagian spesifik sporangia. Fungi endofit B1 tidak memiliki aktivitas antibakteri sedangkan fungi endofit B2 memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Allium cepa L., antibakteri, fungi endofit, Staphylococcus aureus
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 6939 not found.
Date Deposited: 12 Jul 2019 06:14
Last Modified: 12 Jul 2019 06:14
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/18790

Actions (login required)

View Item View Item