Profil penggunaan citicolin terhadap stroke iskemik di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit William Booth Surabaya

Setyowati, Fita Endri (2019) Profil penggunaan citicolin terhadap stroke iskemik di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit William Booth Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (139kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (452kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (415kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (448kB)

Abstract

Stroke merupakan penyakit cerebrovascular yang terjadi secara tiba-tiba akibat terhentinya suplai darah ke otak karena sumbatan (stroke iskemik) ataupun perdarahan (stroke hemoragik). Stroke iskemik terjadi karena aliran darah ke otak terhenti akibat aterosklerosis sehingga akan mengganggu suplai oksigen dan nutrisi ke otak. Gangguan saraf tersebut menimbulkan gejala antara lain kelumpuhan wajah atau anggota badan, bicara tidak lancar, bicara tidak jelas, mungkin perubahan kesadaran, gangguan penglihatan, dan lain-lain. Citicolin bekerja dalam mengurangi iskemik jaringan dengan menstabilkan membran dan mencegah pembentukan radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil penggunaan citicolin seperti dosis, interval, frekuensi serta lama terapi yang dikaitkkan dengan GCS dan kekuatan otot. Penelitian observasi dengan pengumpulan data secara retrospektif pada pasien stroke iskemik periode Januari-Maret 2018. Hasil penelitian didapatkan 31 sampel dengan pasien laki-laki (52%) menderita stroke iskemik, usia paling banyak pada rentang 60-69 tahun, obat tambahan yang sering digunakan golongan antiplatelet, citicolin yang digunakan 1 x 500 mg, lama perawatan 3 bulan (61%), GCS normal 15 dan kekuatan otot 64% stabil. Seluruh pasien menggunakan Citicolin secara per oral dengan dosis 1 x 500 mg selama 3 bulan. Secara umum GCS pasien dalam kondisi Compos Mentis (100%) dan kekuatan otot stabil (64%) pada pasien rawat jalan dengan terapi Citicolin 1 x 500 mg dan terapi penunjang lainnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Citicolin, neuroprotektan, stroke iskemik, rawat jalan
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 7180 not found.
Date Deposited: 05 Aug 2019 05:21
Last Modified: 05 Aug 2019 05:21
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/19223

Actions (login required)

View Item View Item