Pemantik kembang api secara wireless

Gumilar, Rully (2008) Pemantik kembang api secara wireless. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (265kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (103kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (569kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (485kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (45kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Dalam suatu acara atau konser musik di atas panggung, biasanya selalu dilengkapi oleh kembang api air mancur sebagai penyemarak suasana panggung. Kembang api yang biasa digunakan dalam acara panggung tersebut, dinyalakan oleh seorang operator dengan menggunakan api atau percikan listrik sebagai pemicunya, dan diaktifkan oleh sebuah saklar yang dihubungkan dengan menggunakan kabel. Sekilas tampaklah mudah dan sederhana. Tetapi, Sesungguhnya, operator tersebut memiliki resiko terkena ledakan kembang api Selain itu, kabel penghubung antara operator dan pemantik rentan mengalami kerusakan, sehingga kembang api tidak dapat dinyalakan. Selain itu, bila kembang api yang akan dinyalakan jumlahnya banyak, maka proses penyalaannya dilakukan secara acak dan terkesan kurang teratur. Berdasarkan pertimbangan itulah, maka diperlukan sebuah sistem pemantik kembang api yang penyalaannya dapat diprogram, yang terdiri dari sistem utama untuk memprogram nomor pemantik yang akan dinyalakan terlebih dahulu dan sistem pemantik yang berfungsi mengaktifkan pemantik yang akan menyalakan kembang api, sesuai dengan input nomor yang telah diprogram dari sistem utama. Sedangkan proses transmisi data yang berupa urutan nomor pemantik yang akan diaktifkan tersebut menggunakan DTMF, rnikrokontroler dan Handy Talkie sebagai perangkat utamanya. Pada saat nomor pemantik yang telah dipilih ditekan, maka mikrokontroler mengirimkan data angka biner sesuai dengan pilihan, keDTMF encoder, lalu data digital tersebut dijadikan sinyal tone, kemudian dikirimkan melalui Handy Talkie. Pada sistem pemancar, juga terdapat Handy Talkie sebagai penerima,kemudian data tone tersebut dkirimkan ke DTMF decoder untuk dirubah menjadi data digital, setelah itu data digital tersebut dibaca oleh mikrokontroler. Selanjutnya mikrokontroler mengaktifkan pemantik kembang api sesuai dengan nomor yang telah dipilih, dan kembang api pun menyala. Dari hasil pengukuran dan pengujian yang telah dikerjakan, dapat disimpulkan, dengan memanfaatkan media wireless, data yang dikirimkan oleh sistem pemancar dapat diterima dengan baik oleh sistem penerima, untuk jarak yang telah ditentukan maksimum 50 meter.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Mikrokontroler; handy talkie
Subjects: Engineering
Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 11 May 2015 01:50
Last Modified: 11 May 2015 01:50
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1940

Actions (login required)

View Item View Item