Alat pemecah kulit kemiri otomatis berbasis mikrokontroler

Tjundawan, Andrew (2009) Alat pemecah kulit kemiri otomatis berbasis mikrokontroler. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (74kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (733kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (154kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (61kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (241kB) | Preview

Abstract

Alat pemecah kemiri otomatis merupakan alat yang dapat memecahkan kulit kemiri secara otomatis. Kemiri adalah salah satu hasil hutan di Indonesia. Karena tingginya permintaan konsumen akan kemiri, ada satu masalah yang harus dihadapi yaitu bagaimana cara untuk memecahkan kulit kemiri dengan cepat. Alat ini dibuat agar dapat memecahkan kulit kemiri dengan waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan pemecahan kulit kemiri yang dilakukan secara manual. Kemiri yang akan dipecahkan, dimasukkan ke dalam tempat penampung, kemudian operator memilih menu jarak dan durasi waktu atau timer yang diperlukan untuk proses penggilingan. Kemiri dari tempat penampung akan jatuh ke bawah dan masuk keroda penggilingan. Sesudah digiling, kemiri hasil penggilingan akan jatuh kebawah dan masuk kedalam tong penampung kemiri yang diberi air. Pada tong ini di beri air, agar memisahkan isi dari kulitnya. Karena adanya perbedaan masa jenis sehingga isi kemiri akan mengapung sedangkan kulitnya akan tenggelam. Isi dari kemiri akan diambil secara manual dengan menggunakan serok. Pada alat ini terdapat sebuah mikrokontroler sebagai pengontrol dari semua alat ini. Mikrokontroler ini mengeluarkan tampilan pada LCD (Liquid Crystal Display) untuk membantu pemakai dalam mengoperasikan alat ini, setelah itu pemakai dapat memasukkan input melalui push button. Inputan ini yang kemudian diolah oleh mikrokontroler untuk mengatur berapa lama mesin itu dinyalakan dan mengatur jarak yang di inginkan. Outputnya berupa pergerakan motor DC yang pertama yang dikontrol oleh optocoupler untuk memutar mekanik motor DC setiap satu putaran agar jarak antara kedua penggilingan dapat diatur. Pergerakan motor DC yang kedua untuk menggerakkan tempat penampungan. Selain itu juga terdapat pergerekan motor AC untuk menggerakkan roda penggilingan. Secara keseluruhan sistem yang telah dirancang dan dibuat dapat dikatakan berfungsi dengan baik. Berdasarkan hasil percobaan, pada motor penampung dengan VDC = 11,46V, I = 1,2A, P = 13,752W, motor pengatur jarak dengan VDC = 12V, I = 1,89A, P = 22,68W, motor penggilingan dengan VAC = 220V, I = 3,05A, P = 671W dan optocoupler dengan volt pada waktu terhalang 54,8mV dan tidak terhalang 5,04V. Alat ini mampu memecahkan kulit kemiri dengan kapasitas 30 kg/jam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kemiri, LCD, mikrokontroler dan sensor Optocoupler
Subjects: Engineering
Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 11 May 2015 02:38
Last Modified: 11 May 2015 02:38
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1942

Actions (login required)

View Item View Item