Pengaruh perubahan planning horizon, frozen interval, lot size, error forecasting dan struktur produk terhadap nervousness penjadwalan

Widjaja, Bernard (2006) Pengaruh perubahan planning horizon, frozen interval, lot size, error forecasting dan struktur produk terhadap nervousness penjadwalan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (278kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (128kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (965kB) | Preview

Abstract

Masalah penjadwalan merupukan salah satu masalah yang sangat penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Seringnya terjadi perubahan pada rencana penjadwalan produksi, merupukan suatu masalah yang dikenal sebagai nervousness. Oleh karena itu suatu studi tentang adanya nervousness dalam lantai produksi sangatlah penting, dengan tujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi nervousness. Dengan meminimasi nervousnes diharapkan dapat mengurangi ketidakstabilan (instability) pada penjadwalan, untuk meningkatkan service level, dan meminimasi total biaya (total cost). Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari faktor planning horizon (PH), forecast error(FE), frozen interval(FI),struktur produk(SP), dan lot size(LS) terhadap indikator ketidakstabilan sistem yang direpresentasikan dengan instability index, service level, dan total cost. Dari simulasi yang dilakukan kemudian dilakukan uji Anova untuk mengetahui pengaruh faktor dan interaksi faktor terhadap fungsi tujuan yaitu instability index, .service level, dan total cost. Hasil uji anova yang dilakukan menunjukkan bahwa semua faktor saling berinteraksi mempengaruhi fungsi tujuan. Dari analisa interaksi faktor dapat diambil kesimpulan bahwa cara efektif untuk meningkatkan service level adalah dengan menggunakan frozen interval pendek pada penjadwalan dengan planning horizon panjang dan forecast error dengan standar deviasi besar. Untuk meminimasi instability index pada penjadwalan dengan berbagai struktur produk, lot size, maupun forecast enrror dilakukan dengan memperbesar frozen interval yang digunakan. Jika struktur produk yang digunakan memiliki jumlah item banyak, maka menggunakan planning horizon panjang dengan metode lot size LTC akan meminimumkan local cost.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Uji anova, instability index, service level, total cost, planning horizon, frozen interval forecast error, lot size, struktur produk.
Subjects: Engineering
Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 11 May 2015 02:41
Last Modified: 11 May 2015 02:41
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1946

Actions (login required)

View Item View Item