Standarisasi simplisia daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dari tiga daerah yang berbeda

Suhartono, Hartawati Rahmatnia (2019) Standarisasi simplisia daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dari tiga daerah yang berbeda. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (141kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (367kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (544kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (926kB)

Abstract

Daun Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengatasi berbagai macam jenis penyakit seperti sariawan, batuk, sakit gigi, diabetes, gusi berdarah, rematik, gondongan, diare, jerawat, panu sampai tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan profil standarisasi spesifik dan non spesifik dari simplisia kering Daun Belimbing wuluh. Parameter spesifik terdiri dari identitas simplisia, karakterisasi terhadap ciri-ciri makroskopik dan mikroskopik simplisia daun Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.), kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, penetapan profil kromatografi menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT), penetapan profil spektrum dengan menggunakan spektrofotometer infrared (IR), penetapan profil spektrum dengan spektrofotometri UV-Vis dan penetapan kadar senyawa metabolit sekunder. Parameter non spesifik meliputi susut pengeringan, kadar abu, kadar abu tidak larut asam, kadar abu larut air, dan pengukuran pH. Data yang diperoleh merupakan data deskriptif yang mencerminkan perolehan data dari 3 lokasi berbeda. Hasil pengamatan mikroskopik simplisia Daun Belimbing wuluh memiliki fragmen-fragmen trikoma bentuk uniseluler non-glanduler, stomata tipe anomositik, berkas pembuluh bikolateral, kristal ca-oksalat berbentuk prisma, dan epidermis daun. Hasil standarisasi simplisia kering Daun Belimbing wuluh yaitu kadar sari larut etanol >13%, kadar sari larut air >20%, memiliki senyawa alkaloid, flavonoid, polifenol, tanin, kuinon, steroid dan triterpenoid, kadar flavonoid total >0,012%, fenol >0,18% dan alkaloid >0,35%, spektrofotometri IR memiliki bilangan gelombang yang menunjukkan adanya gugus O-H, C-H, C=C, C-C, C-N alifatik, kadar abu total < 9%, kadar abu tak larut asam < 1,5%, kadar abu larut air < 5%, kadar susut pengeringan < 11%, pH simplisia yang menggunakan pelarut etanol adalah 4,5 – 5,5 dan yang mengggunakan pelarut air adalah 6,9 - 7,2.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Simplisia, daun belimbing wuluh, standarisasi, spesifik, non-spesifik.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 7286 not found.
Date Deposited: 05 Aug 2019 04:54
Last Modified: 05 Aug 2019 04:54
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/19604

Actions (login required)

View Item View Item