Studi penggunaan furosemid pada pasien gagal jantung di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya

Regina, Fidella (2019) Studi penggunaan furosemid pada pasien gagal jantung di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (665kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (388kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (676kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (253kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (442kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (380kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (748kB) | Request a copy

Abstract

Gagal jantung merupakan sindroma klinis yang disebabkan oleh ketidakmampuan jantung untuk memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh. Gejala khas pada gagal jantung seperti sesak saat istirahat maupun aktivitas, kelelahan, dan edema tungkai. Terapi yang sering digunakan sebagai manajemen gagal jantung selama bertahun-tahun adalah diuretik. Golongan diuretik loop seperti furosemid dapat mengatasi gagal jantung yang selalu disertai dengan kelebihan cairan yang bermanifestasi sebagai edema perifer. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola penggunaan furosemid pada pasien gagal jantung di Instalasi Rawat Inap Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dan data ditampilkan secara deskriptif dengan mengambil data rekam medik kesehatan pasien pada periode Januari 2018Juli 2018. Hasil penelitian diperoleh jumlah pasien yang menggunakan furosemid dan masuk dalam kriteria inklusi sebanyak 29 pasien. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa kasus gagal jantung didominasi oleh perempuan sebanyak 58,62% dengan distribusi usia paling banyak 65-74 tahun (51,75%). Sebanyak 24 pasien pasien mendapat terapi diuretik kombinasi. Kombinasi yang terbanyak adalah furosemid i.v dosis 3x20 mg dan spironolakton 1x25 mg sebanyak 8 pasien.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Uncontrolled Keywords: Gagal jantung, diuretik, furosemid, rumah sakit, rawat inap
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Fidella Regina
Date Deposited: 24 Apr 2020 05:02
Last Modified: 24 Apr 2020 05:02
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/19934

Actions (login required)

View Item View Item