Studi penggunaan Calcium Channel Blocker (CCB) sebagai terapi antihipertensi pada pasien penyakit ginjal kronik di Rawat Inap RSU Haji Surabaya

Arini, Fatimala Ulfarida (2019) Studi penggunaan Calcium Channel Blocker (CCB) sebagai terapi antihipertensi pada pasien penyakit ginjal kronik di Rawat Inap RSU Haji Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (581kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (222kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (829kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (341kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (344kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (350kB) | Request a copy

Abstract

Penyakit ginjal kronik atau PGK didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana GFR <60 mL/menit/1.73 m2 selama ≥ 3 bulan dengan atau tanpa disertai kerusakan ginjal. Tujuan dari pengobatan PGK dengan hipertensi adalah untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko dari PGK, memperlambat perkembangan penyakit PGK. Terapi farmakologi untuk hipertensi menggunakan diuretik tiazid, Calcium Channel Blocker (CCB), ACE-I dan ARB. Obat golongan CCB dapat bekerja dengan menghambat influks kalsium sepanjang membran sel. Penelitian ini untuk mengetahui pola terapi terkait penggunaan obat antihipertensi golongan Calcium Channel Blocker (CCB) dan kemungkinan terjadinya Drug Related Problems (DRPs) interaksi obat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pengumpulan data secara retrospektif melalui data rekam medik kesehatan pasien penyakit ginjal kronik yang menggunakan Calcium Channel Blocker (CCB) pada periode Januari 2017 sampai dengan Desember 2017 di rawat inap Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Penggunaan terapi obat antihipertensi golongan CCB dari 76 pasien terdapat 7 pasien (10%) dengan terapi CCB tunggal dan 69 pasien (90%) dengan terapi CCB dan kombinasi lainnya. Calcium Channel Blocker (CCB) tunggal yang paling banyak digunakan adalah Amlodipin. Kombinasi 2 antihipertensi paling banyak adalah CCB dan ARB sebanyak 19 pasien, kombinasi 3 antihipertensi paling banyak adalah CCB, ARB dan B-Bloker sebanyak 12 pasien dan kombinasi 4 antihipertensi paling banyak adalah CCB, ARB, Diuretik dan B-Bloker sebanyak 9 pasien. Pada penelitian ini tidak ditemukan adanya masalah terkait interaksi obat yang dapat mengganggu keberhasilan penyembuhan penyakit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
ContributionContributorsNIDN / NIDKEmail
Thesis advisorKasih, ElisabethNIDN0719048801UNSPECIFIED
Thesis advisorPrawesti, Galuh NawangUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Thesis advisorRamdani, DewiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Calcium Channel Blocker (CCB), penyakit ginjal kronik, hipertensi, antihipertensi, Drug Related Problems (DRPs)
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacist Professionals Study Program
Depositing User: Fatimala Ulfarida Arini
Date Deposited: 27 Apr 2020 12:45
Last Modified: 27 Apr 2020 12:45
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/19974

Actions (login required)

View Item View Item