Hubungan antara kesepian dan kebutuhan afiliasi dengan motivasi mencari pasangan

Natadarma, Pujianto (2004) Hubungan antara kesepian dan kebutuhan afiliasi dengan motivasi mencari pasangan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (214kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (133kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (548kB) | Preview

Abstract

Sebagian orang dewasa ingin menikah, tetapi jika dicermati lebih lanjut ada sebagian individu dewasa yang meskipun memiliki usia matang untuk menikah belum juga menikah. Individu lajang atau hidup sendiri dapat merasa kesepian. Di sisi lain individu juga memiliki kebutuhan berafiliasi untuk membentuk hubungan afeksi yang positif, serta untuk disukai dan diterima orang lain. Berkaitan dengan hal tersebut maka diduga individu juga memiliki dorongan untuk menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kesepian dan kebutuhan afiliasi dengan motivasi mencari pasangan. Menurut Peplau dan Perlma kesepian adalah perasaan yang timbul jika harapan untuk terlibat dalam hubungan yang akrab dengan orang lain tidak tercapai. Me Clelland mengatakan bahwa kebutuhan afiliasi adalah kebutuhan akan kehangatan dan sokongan dalam hubungannya dengan orang lain. Kebutuhan ini mengarahkan tingkah laku untuk mengadakan hubungan secara akrab dengan orang lain. Sedangkan motivasi mencari pasangan adalah dorongan yang ada dalam diri individu untuk berusha mencari pasangan dan membina hubungan antar pribadi yang dekat dengan individu lain sehingga pada akhirnya dapat membuat individu tersebut bahagia. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 orang yang bekerja di kompleks pertokoan Vida, kompleks Darmo Park, dan ruko Villa Bukit Mas. Teknik pengambilan sampel yang diutamakan adalah insidental sampling. Metode pengumpulan data mengutamakan angket. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara kesepian dan kebutuhan afiliasi dengan motivasi mencari pasangan. Hal ini dapat disebabkan karena individu tersebut sibuk bekerja dan memiliki banyak ternan, oleh karena itu mereka tidak merasa kesepian dan tidak terlalu berpikir untuk mencari pasangan. Individu tersebut memiliki kebutuhan afiliasi yang tinggi, dimana individu tersebut menjalin keakraban dengan rekan kerja mereka. Kebutuhan afiliasi yang tinggi tersebut tidak selalu dimanifestasikan pada motivasi mencari pasangan yang tinggi juga.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 27 May 2015 06:06
Last Modified: 27 May 2015 06:06
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2004

Actions (login required)

View Item View Item