Penentuan faktor optimum pada proses pembuatan duck nuggets dengan menggunakan metode taguchi

Iswara, Maria Fanda (2003) Penentuan faktor optimum pada proses pembuatan duck nuggets dengan menggunakan metode taguchi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Duck Nuggets merupakan suatu bentuk olahan yang terbuat dari daging bebek petelur afkir yang telah dihaluskan dengan menggunakan meat grinder menjadi produk setengah jadi (nuggets) dengan menggunakan teknologi sederhana. Dalam proses pengolahan duck nuggets digunakan berbagai macam bahan pengisi yang dicampurkan pada daging bebek dan alat-alat yang mendukung proses pengolahan. Bahan pengisi dan alat-alat yang mendukung proses pengolahan. Bahan pengisi dan alat tersebut merupakan merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi duck nuggets terutama pada teksturnya sehingga pada akhirnya akan mempengaruhi tingkat kesukaan terhadap duck nuggets. Berdasarkan uraian tersebut diatas diperlukan suatu penelitian yang menganalisa mengenai faktor-faktor tersebut. Faktor-faktor yang dianalisa dalam penelitian ini terdapat 2 macam yaitu faktor kontrol dan faktor noise. Faktor kontrol meliputi merk tepung terigu, merk tepung maizena, mek roti tawar, jumlah kuning telur, jumlah penggilingan daging bebek dan waktu pengukusan. Sedangkan faktor noise meliputi alat pengukusan dan minyak goreng. Rancangan eksperimen yang digunakan. adalah rancangan array orthogonal yang terdiri atas 2 level faktorial yaitu faktor A (tepung terigu merk Segitiga Biru dan Cakra Kembar), faktor B (Tepung maizena merk Honic dan Jagung), faktor C (Roti tawar merk Wina dan Rolland), faktor D (Penggilingan daging bebek 1 kali dan 3 kali), faktor E (kuning telur sebanyak 3 buah dan 4 buah), faktor F (pengukusan selama 5 menit dan 10 menit), faktor G (pengukusan menggunakan kompor gas dan kompor minyak), faktor H (minyak goreng curah dan minyak goreng merk). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi tingkat kesukaan adalah jumlah penggilingan daging bebek sebanyak 3 kali, jumlah kuning telur sebanyak 4 buah dan merk roti Rolland. Sedangkan menurut tingkat kesukaan terhadap teksturnya, responden banyak yang memilih tekstur duck nuggets yang massive. Untuk prediksi optimum proses terhadap kelas 'suka' adalah sebesar 51.8%, dimana nilai penelitian sebenarnya adalah sebesar 37.6%. Sedangkan prediksi optimum proses untuk kelas 'suka' dan agak 'suka' pada proses pembuatan duck nuggets adalah sebesar 93.8%, dimana nilai penelitian sebenarnya adalah sebesar 87.1%. Jadi ada peningkatan kelas 'suka' dan 'agak suka' pada nilai prediksi terhadap nilai sebenarnya. Uji konfirmasi yang sudah dilakukan untuk kelas 'suka' menghasilkan niiai rata-rata sebesar 52% + 0.18%, sedangkan untuk kelas 'suka' dan 'agak suka' menghasilkan nilai rata-rata sebesar 94.2% + O.043%. Hasil prediksi proses optimum untuk kelas 'suka' sebesar 51.8% + 6.2% dan untuk kelas 'suka dan agak 'suka' sebesar 93.8% + 3%. Hal ini berarti bahwa hasil uji konfirmasi bisa diterima.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 13 May 2015 02:25
Last Modified: 13 May 2015 02:25
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2028

Actions (login required)

View Item View Item