Formulasi sediaan pelembab ekstrak kering sari tebu (Saccharum officinarum L.) dalam bentuk stick

Tendean, Anita (2019) Formulasi sediaan pelembab ekstrak kering sari tebu (Saccharum officinarum L.) dalam bentuk stick. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (396kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (426kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (283kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Kulit adalah batas antara organ internal dan lingkungan. Kulit wajah kemudian dibagi menjadi empat kategori seperti kulit normal, kulit berminyak, kulit kering, atau kombinasi ketiganya. Sebagian besar masalah kulit adalah kulit kering. Kulit kering dapat terjadi ketika air dari kulit menguap ke lingkungan yang disebut Transepidermal Water Loss (TEWL). Untuk mencegah hal ini, perlu digunakan pelembab. Sukrosa adalah salah satu dari banyak zat yang dapat ditentukan sebagai pelembab (humektan). Sukrosa diproduksi secara alami oleh tebu (Saccharum officinarum L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak kering sari tebu terhadap mutu fisik dan efektivitas daya lembab sediaan dan untuk mengetahui pengaruh propilen glikol selain peningkatan efektivitas pelembab dan stabilitas sediaan. Konsentrasi ekstrak kering sari tebu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5% (F1), 10% (F2), dan 15% (F3). Evaluasi sediaan yang dilakukan meliputi uji mutu fisik (Organoleptis, pH, homogenitas, keseragaman bobot, daya sebar, dan kekerasan), efektivitas kelembaban (in vivo dan in vitro), uji stabilitas, dan uji aseptabilitas. Peningkatan konsentrasi ekstrak kering sari tebu dapat meningkatkan efektivitas daya lembab pada sediaan yang mengandung pelembab sintetis (propilen glikol) dapat dilihat pada hasil selisih daya lembab formula dengan blangko 2 (tidak mengandung ekstrak kering sari tebu, mengandung propilen glikol) yaitu F1 (13,6%), F2 (29%), dan F3 (44%). Formula terbaik yang memenuhi semua spesifikasi evaluasi seduaan adalah F2 (konsentrasi 10% SCJ).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
ContributionContributorsNIDN / NIDKEmail
Thesis advisorDarsono, Farida LanawatiNIDN0720027001farida@ukwms.ac.id
Thesis advisorSinansari, RestryNIDN0703088804r.sinansari@gmail.com
Uncontrolled Keywords: Saccharum officinarum, pelembab, stick, kulit kering, ekstrak kering.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Anita Tendean
Date Deposited: 13 May 2020 05:05
Last Modified: 15 Oct 2020 02:55
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/20482

Actions (login required)

View Item View Item