Laporan Kerja Praktek di PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk. Divisi Bogasari Flour Mills Surabaya

Godelva, Ivena and Angelia, Yunia Vera (2019) Laporan Kerja Praktek di PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk. Divisi Bogasari Flour Mills Surabaya. Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker). Widya Mandala Catholic University Surabaya, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (88kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 4)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (832kB)

Abstract

PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang memproduksi tepung terigu sebagai produk utamanya, juga beberapa produk sampingan, seperti dedak (brand), pollard, dan pellet. Produk utama diperoleh dari biji gandum, sedangkan produk sampingan diperoleh dari komponen-komponen yang tersisa dari gandum. Kemasan memiliki peranan penting dalam menunjang operasional industri manufaktur karena fungsi dan kegunaannya dapat meningkatkan mutu produk serta daya jual dari produk. Namun, tidak mungkin perusahaan mencapai 0% defect, pasti terdapat defect yang akan tetap terjadi. Maka dari itu, dalam penelitian ini akan dilakukan pemonitoran defect (broken bags) dalam packaging tepung terigu 25 kg. Pada tepung terigu 25 kg, terdapat 2 mesin dalam pengemasannya, yaitu: mesin carousel (manual), dan mesin bagger (otomatis). Pada mesin carousel data broken bags selama bulan Mei-Juni 2019 diubah dalam run chart, dan didapatkan hasil berapa kali perusahaan memiliki persentase broken bags diatas spesifikasi yang diterima, hasil pada shift pagi, sore, dan malam secara berturut-turut adalah: 8 kali/ titik, 17 kali/ titik, dan 21 kali/ titik. Persentase broken basg setiap shiftnya berturut-turut adalah: 27,7266%; 31,3385%; 40,9349%. Besarnya broken bags ini paling banyak disebabkan oleh carouselnya yang bermasalah. Pada mesin bagger dilakukan penetapan spesifikasi sebesar 1,88242% yang didapatkan dengan menggunakan x ̅+2stdev. Pada shift pagi, sore, dan malam secara berturut-turut data yang berada diatas batas spesifikasi adalah: 1 kali/ titik, 1 kali/ titik, dan 2 kali/ titik yang berada Persentase broken bag setiap shiftnya berturut-turut adalah: 1,1002%; 1,0167%; 1,0057%. Besarnya broken bag ini paling banyak disebabkan oleh carouselnya yang bermasalah.

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker))
Department: S1 - Teknik Industri
Contributors:
ContributionContributorsNIDN / NIDKEmail
UNSPECIFIEDSianto, Martinus EdiNIDN0710047201martinus.sianto@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Broken bag, run chart, tepung terigu, downtime
Subjects: Engineering
Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Users 7628 not found.
Date Deposited: 30 Jan 2020 05:03
Last Modified: 30 Jan 2020 05:03
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/20516

Actions (login required)

View Item View Item