Perbedaan nilai prediksi arus puncak ekspirasi pada lansia yang mengikuti dan tidak mengikuti latihan tai chi

Hanitami, Theresia Arum (2019) Perbedaan nilai prediksi arus puncak ekspirasi pada lansia yang mengikuti dan tidak mengikuti latihan tai chi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
(ABSTRAK).pdf

Download (988kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
(BAB 1).pdf

Download (304kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
(BAB 2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (458kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
(BAB 3).pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
(BAB 4).pdf
Restricted to Registered users only

Download (471kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
(BAB 5).pdf
Restricted to Registered users only

Download (605kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
(BAB 6).pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
(BAB 7).pdf

Download (306kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
(LAMPIRAN).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Dengan bertambahnya usia akan menyebabkan lansia lebih rentan mengalami terkena berbagai gangguan fisik. Salah satunya adalah penurunan fungsi sistem pernafasan, dikarenakan menurunnya massa otot pernafasan. Latihan Tai Chi dapat dijadikan sarana kesehatan untuk menjaga sistem pernafasan tetap baik. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan nilai prediksi arus puncak ekspirasi pada lansia yang mengikuti dan tidak mengikuti latihan Tai Chi. Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross-sectional dan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah lansia usia 60-75 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Pengukuran APE dilakukan tiga kali pada saat itu dan diambil nilai yang paling tertinggi. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney dengan program komputer. Hasil : Data menunjukkan nilai APE pada lansia yang mengikuti latihan Tai Chi adalah 319,3 ± 91,42 sedangkan lansia yang tidak mengikuti Latihan Tai Chi adalah 265,6 ± 67,04. Hasil uji statisik menunjukkan perbedaan yang signifikan. Simpulan : Lansia yang latihan Tai Chi minimal selama 1 tahun dengan kerutinan dalam 1 bulan terakhir minimal 2-3 kali dalam seminggu. Berdasarkan hasil perhitungan statistik Mann Whitney dapat diketahui bahwa nilai signifikansi atau p-value 0,036 < 0,05. Yang berarti bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan nilai prediksi arus puncak ekspirasi antara lansia yang mengikuti latihan Tai Chi dengan lansia yang tidak mengikuti latihan Tai Chi, dengan APE pada lansia yang latihan Tai Chi lebih besar dari pada lansia yang tidak latihan Tai Chi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Kedokteran
Contributors:
ContributionContributorsNIDN / NIDKEmail
Thesis advisorMellow, Prettysun AngNIDN0721017901UNSPECIFIED
Thesis advisorWatimena, IngeNIDK152090625UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Lansia latihan Tai Chi, Nilai prediksi APE
Subjects: Medicine
Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 7738 not found.
Date Deposited: 17 Feb 2020 06:14
Last Modified: 17 Feb 2020 06:14
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/20639

Actions (login required)

View Item View Item