Perbedaan perilaku mandiri antara anak sulung dan anak bungsu ditinjau dari persepsi terhadap pola asuh orangtuanya

Yuliani, Linda (2004) Perbedaan perilaku mandiri antara anak sulung dan anak bungsu ditinjau dari persepsi terhadap pola asuh orangtuanya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (290kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (225kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (943kB) | Preview

Abstract

Perilaku mandiri pada anak dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah urutan kelahiran anak (anak sulung atau anak bungsu) dan persepsi terhadap pola asuh orangtuanya. Anak sulung dan anak bungsu mempunyai tingkat perilaku mandiri yang hampir sama, jadi tidak ada perbedaan perilaku mandiri pada anak sulung dan anak bungsu. Persepsi terhadap pola asuh orangtua juga tidak mempengaruhi perilaku mandiri anak. Hal ini berarti urutan kelahiran dan persepsi terhadap pola asuh orangtua anak tidak mempengaruhi perilaku mandiri pada anak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan perilaku mandiri pada anak sulung dan anak bungsu ditinjau dari persepsi terhadap pola asuh orangtuanya. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya yang berstatus sebagai anak sulung atau anak bungsu yang berusia antara 19- 21 tahun. Pengambilan data dilakukan dengan angket perilaku mandiri dan angket persepsi terhadap pola asuh orangtua. Teknik analisis data yang digunakan adalah Anava dua jalur (Anava AB) dengan menggunakan program SPS dari Sutrisno Hadi dan Seno Pamardiyanto tahun 1994. Setelah data dianalisis, dari 60 subyek, maka diperoleh hasil bahwa : 1. Tidak ada perbedaan perilaku mandiri pada anak sulung dan anak bungsu ditinjau dari persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan p = 0,559; p > 0,05. 2. Perilaku mandiri pada anak sulung sebanyak 73,33% termasuk tinggi sedangkan sebanyak 13,33% masuk dalam kategori sangat tinggi dan sedang, sedangkan pada anak bungsu sebanyak 43,33% termasuk tinggi, 30% masuk dalam kategori sangat tinggi dan sebanyak 26,67% masuk dalam kategori sedang. Sehingga dapat dilihat bahwa perilaku mandiri antara anak sulung dan bungsu hampir sama yaitu dalam kategori tinggi, sangat tinggi dan sedang, hasil ini didapatkan tanpa melihat persepsi subyek terbadap pola asuh orangtuanya. 3. Perilaku mandiri subyek bila ditinjau dari persepsi terhadap pola asuh orangtuanya, dapat dilihat bahwa dari semua tipe pola asuh baik otoriter, otoritatif maupun permisif, perilaku mandiri anak sulung dan bungsu berada di kategori sangat rendah (sebanyak 100%). Disarankan bagi peneliti lanjutan agar meneliti faktor-faktor lain yang kemungkinan juga mempengaruhi perilaku mandiri antara lain seperti kondisi ekonomi keluarga, subyek tinggal dengan orangtua atau sendiri, perbedaan jenis kelamin (perempuan dan laki-laki), dan sebagainya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 11 May 2015 02:54
Last Modified: 11 May 2015 02:54
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2070

Actions (login required)

View Item View Item