Pembuatan tempe gembus : kajian tingkat substitusi ampas tahu dengan jagung muda

Rudyanto, Indrawati (1999) Pembuatan tempe gembus : kajian tingkat substitusi ampas tahu dengan jagung muda. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (44kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (172kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (95kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (66kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB)

Abstract

Ampas tahu merupakan limbah setengah padat yang dihasilkan dari proses pengolahan tahu dan masih mengandung nilai gizi yang cukup tinggi, dengan kandung protein 26,6 g/100g bahan yang dapat dimakan. Untuk meningkatkan nilai ekonomis ampas tahu, maka diperlukan pengolahan lebih lanjut. Salah satu upaya pemanfaatan limbah tersebut adalah dengan pengolahan ampas tahu menjadi tempe gembus. Tempe gembus dari ampas tahu yang dihasilkan mempunyai flavor yang kurang disukai sehingga perlu ditambahkan bahan pengganti untuk memperbaiki flavor. Salah satu bahan pensubstitusi yang digunakan adalah jagung muda untuk sayur. Jagung muda ini mudah diperoleh dan harganya relatif murah. Proses pembuatan tempe gembus terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pengukusan, penirisan, pendinginan, inokulasi inokulum tempe 0,3% (b/b), pengemasan, dan inkubasi selama 26 jam pada suhu kamar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi jagung muda yang tepat dalam pembuatan tempe gembus. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara non faktorial terdiri atas satu faktor, yaitu konsentrasi jagung muda 10% (b/b), 20% (b/b), 30% (b/b), 40% (b/b), dan 50% (b/b) dengan pengulangan dilakukan sebanyak tiga kali. Analisa yang dilakukan meliputi analisa bahan baku (ampas tahu dan jagung muda), yaitu analisa kadar protein, kadar nitrogen amino, serta analisa produk yang meliputi analisa kadar protein, nitrogen amino, dan sensoris (rasa, aroma, dan kekompakan) Berdasarkan penelitian yang dilakukan ternyata substitusi jagung muda dengan konsentrasi 20% (b/b) memberikan hasil terbaik dengan kadar protein 15,938%, kadar nitrogen amino 0,238% (b/b) serta tingkat kesukaan rasa 6,14, tingkat kesukaan kekompakan 7,395 dan tingkat kesukaan aroma 7,24.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology" not defined]
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 28 Oct 2016 07:37
Last Modified: 28 Oct 2016 07:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2078

Actions (login required)

View Item View Item