Pengaruh eudragit RL-100 dan gliserol terhadap transport transdermal proppranolol HCl dalam matriks sediaan patch dengan metode desain faktorial

Ningsih, Maria (2010) Pengaruh eudragit RL-100 dan gliserol terhadap transport transdermal proppranolol HCl dalam matriks sediaan patch dengan metode desain faktorial. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (140kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (475kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (995kB) | Preview

Abstract

Propranolol HCl merupakan suatu betabloker yang memiliki bioavailabilitas peroral yang rendah, sehingga alternatif yang bisa digunakan untuk penghantaran obat tersebut adalah transdermal patch. Dalam penelitian ini dibuat 4 formula sesuai dengan metode faktorial desain. Setiap formula diuji karakteristik sediaan yang meliputi organoleptik dan moisture content (MC). Metode studi pelepasan dan penetrasi dilakukan secara in vitro menggunakan alat franz diffusion cell dan sebagai membran digunakan membran selulose acetat 0,45 μm untuk pelepasan, membran kulit tikus galur wistar untuk penetrasi. Kompartemen donor berisi matriks sediaan patch dengan diameter 3 cm, sedangkan kompartemen aseptor berisi 60 mL dapar fosfat isotonis pH 7,4 pada 780 rpm. Sampel diambil sebanyak 1,0 mL pada jam ke 0,25; 0,5; 0,75; 1; 1,5; 2; 2,5; 3; 4; 5; 6 dan diamati pada panjang gelombang 290 nm. Fluks yang diperoleh dari pelepasan maupun penetrasi dianalisa dengan program Design Expert . Hasil uji pelepasan menunjukkan jumlah propranolol HCl yang dilepaskan pada F-1 (24,52 μg/mL) > Fb (22,57 μg/mL) > Fa (12,58 μg/mL) > Fab (8,39 μg/mL), sedangkan hasil penetrasi menunjukan jumlah propranolol HCL yang terpnetrasi Fb (3,47 μg.mL) > F-1 (3,09 μg/mL) > Fa (2,34 μg/mL) > Fab (1,49 μg/mL). Berdasarkan program Design Expert diperoleh rancangan fomula yang menghasilkan pelepasan dan penetrasi optimum yaitu Eudragit RL-100 5% dan gliserol 4% dimana menghasilkan fluks pelepasan 17,04 μg/mL jam dan fluks penetrasi 2,48 μg/ml jam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Eudragit RL-100, gliserol, transdermal patch, propranolol HCl, desain faktorial
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 13 Apr 2015 06:45
Last Modified: 22 Apr 2015 04:29
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2094

Actions (login required)

View Item View Item