Pengaruh konsentrasi natrium metabisulfit (Na2S2O5)terhadap warna agar dari rumput laut (Gracilaria lichenoides)

Feliyanti, . (1999) Pengaruh konsentrasi natrium metabisulfit (Na2S2O5)terhadap warna agar dari rumput laut (Gracilaria lichenoides). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (78kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (369kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (88kB) | Preview

Abstract

Agar merupakan salah satu produk dari rumput laut jenis Gracilaria lichenoides. Definisi agar adalah produk kering tak berbentuk, mempunyai sifat seperti gelatin, dan merupakan hasil ekstraksi non nitrogen dari ganggang kelompok agarophyte . Sampai saat ini produk agar dalam negeri belum mampu bersaing dengan agar impor. Hal ini disebabkan warna agar yang dihasilkan masih berwarna coklat. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan teknologi untuk menghasilkan warna agar yang lebih putih antara lain dengan perlakuan perendaman dalam natrium metabisulfit (Na2S2O5). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi natrium metabisulfit yang dapat digunakan untuk memperoleh warna agar dari rumput laut (Gracilaria lichenoides) yang lebih putih. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 1 faktor yaitu variasi konsentrasi natrium metabisulfit sebanyak 4 perlakuan, yaitu 0 ppm, 1000 ppm, 2000 ppm, 3000 ppm, dengan 6 kali ulangan. Pengamatan dan analisa dilakukan pada agar bentuk lembaran, yang meliputi analisa rendemen, kadar air, kadar abu, warna, kekuatan gel dan residu natrium metabisulfit. Dari hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan perendaman dengan Na2S2O5 memberikan pengaruh nyata pada warna, kekuatan gel, rendemen, kadar abu, kadar air dan residu sulfit. Perlakuan perendaman dengan Na2S2O5 3000 ppm memberikan hasil terbaik pada warna dengan nilai warna 1,37 (kuning kecoklatan paling muda) , rendemen 117, 18%), dan kekuatan gelnya (0,32 mm). Pada perlakuan perendaman dengan Na2S2O5 3000 ppm memberikan hasil tertinggi pada kadar abu (0,26%), residu sulfit (406,12 ppm), dan kadar air (23,92%).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology" not defined]
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 29 Apr 2015 05:21
Last Modified: 29 Apr 2015 05:21
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2102

Actions (login required)

View Item View Item