Hubungan antara IMT dengan kejadian dismenore pada siswi SMAN 14 Surabaya

Ambarak, Sheila Leila (2019) Hubungan antara IMT dengan kejadian dismenore pada siswi SMAN 14 Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK-digabungkan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1(1).pdf

Download (268kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (310kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf

Download (307kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (820kB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang : Dismenore merupakan permasalahan ginekologi yang banyak menyerang wanita muda, namun dismenore yang sering terjadi adalah dismenore primer. Dismenore primer merupakan nyeri haid yang bersifat kram dan berpusat pada perut bagian bawah. Indeks Massa Tubuh (IMT) tidak normal yaitu IMT kurang dan IMT berlebih menjadi faktor risiko terjadinya dismenore primer. Tujuan : Mengetahui hubungan antara IMT dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 14 Surabaya Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi peneltiian ini yaitu seluruh siswi kelas X, XI dan XII SMAN 14 dengan jumlah sampel 85 siswi yang diambil secara simple random sampling. Variabel independen adalah IMT sedangkan variabel dependen dismenore primer. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05 . Hasil penelitian : sebagian besar (54,1%) responden dengan IMT dengan katagori normal dan hampir seluruh (87,1%) responden mengalami dismenore primer. Hasil uji chi-square didapatkan nilai P = 0,049, berarti ada hubungan antara IMT dengan kejadian dismenore primer.. Kesimpulan : IMT yang tidak normal beresiko mengalami dismenore primer

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Kedokteran
Contributors:
ContributionContributorsNIDN / NIDKEmail
Thesis advisorSindrawati, dr.,Sp.PANIDN716056402oensindrawati@gmail.com
Thesis advisorP. Y. Kusuma, dr., Sp.OG (K)NIDK152150884UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: IMT, dismenore primer
Subjects: Medicine
Medicine > RD Surgery
Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Sheila Leila Ambarak
Date Deposited: 13 May 2020 06:26
Last Modified: 13 May 2020 06:26
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/21373

Actions (login required)

View Item View Item