Pengaruh proporsi ekstrak perikarp manggis dan sari buah manggis terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik jelly drink manggis

Michaela, Sharleen (2020) Pengaruh proporsi ekstrak perikarp manggis dan sari buah manggis terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik jelly drink manggis. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB 1)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (402kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (673kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (628kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (411kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan buah yang berasal dari daerah Asia Tenggara yang termasuk dalam keluarga Clusiaceae. Daging buah maupun kulit manggis kaya akan senyawa antioksidan dan mengandung pektin, sehingga dapat diolah menjadi produk olahan pangan jelly drink. Pembuatan jelly drink manggis menggunakan karagenan sebagai hidrokoloid yang membentuk tekstur jelly drink. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi ekstrak perikarp manggis dan sari buah manggis terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik jelly drink manggis. Proporsi ekstrak perikarp manggis dan sari buah manggis yang digunakan dalam penelitian adalah 15:85; 12,5:87,5; 10:90; 7,5:92,5; 5:95; dan 2,5:97,5. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat kali ulangan. Pengujian dilakukan terhadap sifat fisikokimia, organoleptik, dan pengujian pemilihan perlakuan terbaik dengan metode spider web. Pengujian fisikokimia meliputi pH, total padatan terlarut (TPT), sineresis, daya hisap (secara obyektif), dan total fenol. Pengujian organoleptik meliputi kesukaan terhadap rasa, mouthfeel, dan daya hisap. Data yang diperoleh diuji ANOVA (Analysis of Varians) dengan α = 5%, hasil ANOVA yang menunjukkan adanya pengaruh nyata antara setiap perlakuan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) dengan α = 5% untuk mengetahui perlakuan manakah yang berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan proporsi ekstrak perikarp manggis dan sari buah manggis berpengaruh nyata terhadap pH, total padatan terlarut, daya hisap, sineresis, dan sifat organoleptik jelly drink manggis yang meliputi kesukaan terhadap daya hisap, mouthfeel, dan rasa. Proporsi ekstrak perikarp manggis yang semakin meningkat menurunkan nilai pH, meningkatkan TPT, meningkatkan daya hisap, dan menurunkan tingkat sineresis. Berdasarkan uji organoleptik, perlakuan terbaik jelly drink manggis adalah perlakuan G6 dengan dengan proporsi proporsi ekstrak perikarp manggis:sari buah manggis=2,5:97,5 dengan nilai pH 4,40, TPT 18,05°Brix, tingkat sineresis 1,54% dan daya hisap 3,93 detik/10 mL.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Teknologi Pangan
Contributors:
ContributionContributorsNIDN / NIDKEmail
Thesis advisorSurjoseputro, SutarjoNIDN8888960018UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Jelly drink, manggis, antioksidan, karagenan
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 8101 not found.
Date Deposited: 03 Feb 2020 04:19
Last Modified: 03 Feb 2020 04:19
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/21404

Actions (login required)

View Item View Item