Hubungan antara penyesuaian diri terhadap pekerjaan dengan intensitas penggunaan problem focused coping pada kaum biarawati dewasa madya

Toedi, Flaviana (2004) Hubungan antara penyesuaian diri terhadap pekerjaan dengan intensitas penggunaan problem focused coping pada kaum biarawati dewasa madya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (157kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (493kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (159kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Setiap manusia berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan salah satunya adalah penyesuaian diri terhadap pekerjaan. Apabila seseorang merasa stres terhadap pekerjaannya maka ia cenderung menggunakan strategi untuk mengatasi stres tersebut dan jika coping stres yang dilakukan efektif atau dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi, maka stres individu akan berkurang, yang kemudian akan diikuti dengan meningkatnya kemampuan individu untuk menyeseuaikan diri dengan pekerjaan maupun aspek-aspek kehidupan lainnya. Jenis coping yang paling cocok untuk orang dewasa adalah coping yang berfokus pada masalah (problem focused coping). Semakin tinggi individu menggunakan problem focused coping maka penyesuaian diri terhadap pekerjaannya semakin baik namun semakin jarang penggunaan problem focused coping maka penyesuaian dirinya juga semakin buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara penyesuaian diri terhadap pekerjaan dengan intensitas penggunaan problem focused coping pada kaum biarawati dewasa madya. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket penyesuaian diri terhadap pekerjaan dan angket problem focused coping. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment Pearson dengan menggunakan program SPSS for windows versi 11.00 tahun 2001. Berdasarkan analisis data yang dilakukan maka diperoleh hasil sebagai berikut: 1. Ada hubungan antara penyesuaian diri terhadap pekerjaan dengan intensitas penggunaan problem focused coping pada kaum biarawati dewasa madya, yang mana p diperoleh 0,00 ( p< 0,05 ). Hal ini berarti semakin tinggi penggunaan problem focused coping maka semakin baik penyesuaian diri kaum biarawati terhadap pekerjaan demikianpun sebaliknya. 2. Kaum biarawati memiliki penyesuaian diri yang tinggi yaitu 83.3%. 3. Semua kaum biarawati (100%) menggunakan problem focused coping yang sedang. 4. Sumbangan efektif variabel problem focused coping dengan penyesuaian diri terhadap pekerjaan adalah 31.7% sehingga masih ada 68.3% variable lain yang ikut mempengaruhi penyesuaian diri terhadap pekerjaan pada kaum biarawati dewasa madya. Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar meneliti faktor-faktor lain yang kemungkinan juga mempengaruhi penyesuaian diri terhadap pekerjaan, seperti kepuasan kerja, kesempatan promosi, sikap terhadap usaha besar, sikap terhadap teman sekerja dan relokasi, selain itu disarankan untuk menggunakan populasi yang berbeda serta jumlah populasi yang lebih banyak lagi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 27 May 2015 02:31
Last Modified: 27 May 2015 02:31
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2153

Actions (login required)

View Item View Item