Penelitian karakter karyawan unggul dengan mengukur EQ para pelaku bisnis

Handoko, Ria Noviana (2006) Penelitian karakter karyawan unggul dengan mengukur EQ para pelaku bisnis. Undergraduate thesis, Widya Mandal Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (263kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (150kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (407kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tidak sedikit mahasiswa yang memiliki prestasi cukup baik sewaktu kuliah mengalami kegagalan dalam karirnya. Hal ini karena terkait dengan kecerdasan emosional yang dimiliki oleh orang tersebut. Orang yang sangat mengetahui kondisi emosionalnya cenderung untuk tidak depresi, dibandingkan dengan orang yang sedikit mengetahui tentang suasana hatinya. Dengan kata lain orang yang mengetahui lebih baik kondisi emosionalnya benar-benar bisa mengatasi masalahnya secara lebih baik. Sebagai contoh, karyawan yang berkemampuan tinggi dalam mengelola emosi jauh lebih cepat mendapatkan promosi dan kesempatan pengembangan karir dibandingkan rekan-rekannya yang memiliki kemampuan teknis semata. Dalam kecerdasan emosional (EQ), terdapat empat tahapan yang dapat mendorong kematangan emosi, yaitu penyadaran diri (Emotional Awareness), penerimaan diri (Emotional Acceptance), persaudaraan (Emotional Affection) dan penguatan diri (Emotional Affirmation). Untuk mengetahui apakah ada pergeseran EQ selama 2 tahun terakhir ini, maka akan dilakukan uji berpasangan (Paired Comparison) pada dimensi fungsi manajerial, komunikasi, kerja sama, keteladanan dan juga dimensi pengambilan keputusan. Pertama-tama akan dilakukan analisis faktor untuk mereduksi variabel-variabel yang ada menjadi beberapa faktor. Setelah terbentuk faktor, maka akan dihitung mean score untuk masing-masing faktor. Untuk mengetahui mana yang lebih unggul dalam hal EQ maka akan dilakukan perhitungan uji statistik (manova) untuk masing-masing karakter para pelaku bisnis. Karakter disini meliputi jabatan, bidang perusahaan, span of control dan latar belakang pendidikan Hasilnya se1ama 2 tahun terakhir ini para pelaku bisnis cukup banyak mengalami pergeseran sikap dan sifat. EQ dipengaruhi oleh jabatan (manajer, kepala bagian dan supervisor), skala kontrol otoritas manajerial (jumlah anak buah: < 5 orang, 5-10 orang, > 10 orang), usia responden (21-30 tahun, 31-40 tahun dan> 41 tahun) dan lama bekerja (2-3 tahun, 4-5 tahun dan> 5 tahun. Sedangkan bidang perusahaan (manufaktur dan jasa) maupun latar belakang pendidikan (SMA, S-l dan S-2) tidak begitu mempengaruhi EQ yang dimiliki.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: EQ (Emotional Quotient), analisis faktor, Paired comparison, manova.
Subjects: Engineering
Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 14 Jun 2015 08:10
Last Modified: 14 Jun 2015 08:10
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2184

Actions (login required)

View Item View Item