Pengaruh pemberian emulgel kombinasi ekstrak golden stichopus variegatus dan allium sativum terhadap fibroblas dan ketebalan kolagen pada gangren tikus putih

Rusmayani, Ni Putu Juniya (2020) Pengaruh pemberian emulgel kombinasi ekstrak golden stichopus variegatus dan allium sativum terhadap fibroblas dan ketebalan kolagen pada gangren tikus putih. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (438kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (235kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (689kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (252kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Luka gangren merupakan salah satu komplikasi kronik diabetes melitus (DM) yang disebabkan karena adanya neuropati, gangguan vaskular dan infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak teripang emas diketahui memiliki growh factor yang dapat merangsang proliferasi fibroblas sehingga penyembuhan luka terjadi lebih cepat dan air perasan bawang putih sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sediaan emulgel kombinasi ekstrak teripang emas dan bawang putih dapat mempengaruhi jumlah fibroblas dan ketebalan kolagen pada luka gangren tikus putih. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus jantan galur Wistar yang telah luka gangren dengan parameter uji jumlah fibroblas dan ketebalan kolagen. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol positif (Betason- N®), kontrol negatif (basis emulgel), perlakuan I diberikan emulgel ekstrak teripang emas, perlakuan II diberikan emulgel kombinasi ekstrak teripang emas dan air perasan bawang putih. Pengamatan yang dilakukan selama 7 dan 14 hari. Data analisis diuji dengan uji statistika Anova bila ada perbedaan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil uji pengamatan jumlah sel fibroblas pada hari ke 7 dan ke 14 dari K(-), K(+), P1 dan P2 berturut-turut adalah (42,33±4,16 dan 95±29,67), (214,33±60,66 dan 297,33±26,08), (227,667±45,08 dan 306±17,05) dan (284±42,50 dan 315±21,65). Pada pengamatan ketebalan kolagen pada hari ke 7 dan ke 14 dari K(-), K(+), P1 dan P2 berturut-turut adalah (308,33±28,05 dan 334,80±26,5), (457,79±186,95 dan 490,36±46,17), (701,81±55,26 dan 714,63±15,44) dan (751,65±335,73 dan 760,99±304,87). Terdapat perbedaan bermakna antara kontrol negatif dan positif yang dibandingkan dengan P1 dan P2. Dari hasil ini diketahui bahwa emulgel kombinasi ekstrak teripang emas dan air perasan bawang putih memberikan pengaruh pada luka gangren tikus putih.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
ContributionContributorsNIDN / NIDKEmail
Thesis advisorSyahrial, IwanNIP196807131993031009UNSPECIFIED
Thesis advisorHendriati, LuciaNIDN0707107102UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Luka gangren, teripang emas, bawang putih, fibroblas, kolagen, emulgel
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Ni Putu Juniya Rusmayani
Date Deposited: 01 Jul 2020 06:35
Last Modified: 06 Jul 2020 07:27
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/21931

Actions (login required)

View Item View Item