Hubungan antara persepsi remaja terhadap verbal abuse yang dilakukan orangtua dengan kecerdasan emosional

Hartono, Fanny (2004) Hubungan antara persepsi remaja terhadap verbal abuse yang dilakukan orangtua dengan kecerdasan emosional. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (177kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (590kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (402kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pada saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa faktor inteligensi merupakan faktor utama dalam keberhasilan seseorang. Padahal menurut Goleman, faktor inteligensi hanya menyumbang 20 persen bagi faktor-faktor yang menentukan kesuksesan seseorang. Tanpa adanya kecerdasan emosional, intelektualitas seseorang tidak dapat bekerja dengan baik. Kecerdasan emosional ini meliputi antara lain: kemampuan mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, serta membina hubungan yang baik dengan orang lain. Remaja yang tidak cerdas secara emosional mudah terjerumus pada hal-hal yang negatif yang akan berdampak di masa depannya. Seorang anak pertama kali mengalami pembelajaran emosi dalam keluarganya. Apabila terdapat ketidakharmonisan dalam kehidupan keluarga, seperti tidak lancamya komunikasi dalam keluarga karena perilaku verbal abuse orangtua terhadap anak, tentu saja hal ini akan menghambat pembelajaran emosi anak, terutama remaja. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meneliti ada tidaknya hubungan antara persepsi remaja terhadap verbal abuse yang dilakukan orangtua dengan kecerdasan emosional. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMU Kristen Dharma Mulya Surabaya yang berusia 15-18 tahun dan mempunyai persepsi bahwa orangtuanya melakukan verbal abuse. Teknik pengambilan data dilakukan dengan teknik random sampling dan teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment dari Karl Pearson. Dari pengujian diperoleh hasil koefisien korelasi (rxy) sebesar 0.327 dengan p = 0.004 (p < 0.05) sehingga Ho ditolak. Sumbangan efektif variabel persepsi remaja terhadap verbal abuse yang dilakukan orangtua dengan kecerdasan emosional ini hanyalah 11%. Jadi masih banyak faktor-faktor lain yang lebih mempengaruhi kecerdasan emosional, antara lain: keluarga, lingkungan, sekolah, dan jenis kelamin. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1. Ada hubungan antara persepsi remaja terhadap verbal abuse yang dilakukan orangtua dengan kecerdasan emosional. 2. Sebagian besar subjek mempunyai kecerdasan emosional yang tergolong tinggi (54.43%). 3. Sebagian besar subjek mempunyai persepsi terhadap verbal abuse yang dilakukan orangtua yang tergolong sedang (58.23%).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 27 May 2015 02:59
Last Modified: 27 May 2015 02:59
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2210

Actions (login required)

View Item View Item