Aktivitas inhibisi dpp-iv dari kombinasi ekstrak syzygium polyanthum dan ekstrak andrographis paniculata pada luka tikus diabetes yang diinduksi aloksan

Nurak, Veronika (2020) Aktivitas inhibisi dpp-iv dari kombinasi ekstrak syzygium polyanthum dan ekstrak andrographis paniculata pada luka tikus diabetes yang diinduksi aloksan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (303kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (48kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (124kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB) | Request a copy

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah dikarenakan gangguan sekresi pada insulin. Hiperglikemia dapat menyebabkan kerusakan berbagai sistem tubuh salah satunya ulkus diabetikum. DPP-IV inhibitor merupakan salah satu golongan antidiabetes yang menghambat kerja enzim DPP-IV sehingga aktivitas dari GLP-1 dapat diperpanjang serta sekresi insulin dapat ditingkatkan. DPP IV inhibitor juga berperan dalam regenerasi kulit dan ditemukan dapat mempengaruhi proses inflamasi dan mempercepat epitelisasi luka. Salam dan sambiloto merupakan tanaman yang sebelumnya telah terbukti aktivitas penghambatannya terhadap DPP-IV. Pada penelitian ini akan dilakukan pengujian aktivitas inhibisi DPP-IV oleh kombinasi salam dan sambiloto terhadap luka tikus diabetes yang diinduksi aloksan. Pengujian ini akan diawali dengan pengukuran diameter luka dan pengujian inhibisi terhadap jaringan luka dapat diamati serapannya dengan Microplate reader dengan panjang gelombang 405 nm. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengecilan diameter luka terhadap tikus yang diberikan kombinasi ekstrak dan adanya perbedaan bermakna dengan NaCl sebagai kontrol negati yang dilihat dari hasil % penutupan luka,pada uji aktivitas inhibisi, jaringan luka yang diberikan ekstrak menunjukkan hasil positif yaitu nilai persen inhibisi sebesar 68,79 % dan tidak menunjukkan adanya perbedaan bermakna dengan vildagliptin (kontrol positif). Pada hasil uji statistik korelasi menunjukkan tidak adanya korelasi bermakna antara pengecilan diameter luka dengan % inhibisi DPP-IV

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
ContributionContributorsNIDN / NIDKEmail
Thesis advisorHartanti, F.V. LannyNIDN0724067402lanny.hartanti@gmail.com
Thesis advisorWijaya, HendyNIDN0730078304hendy_wijaya@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Inhibisi DPP-IV, Syzygium polyanthum, Andrographis paniculata, diabetes melitus tipe 2, diameter luka
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 8548 not found.
Date Deposited: 29 Jul 2020 07:53
Last Modified: 29 Jul 2020 07:53
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/22552

Actions (login required)

View Item View Item