Pengaruh tingkat konsentrasi air perasan jeruk nipis terhadap sifat fisiko kimia dan tingkat penerimaan konsumen pada tahu susu

Sugondo, Sundari (1995) Pengaruh tingkat konsentrasi air perasan jeruk nipis terhadap sifat fisiko kimia dan tingkat penerimaan konsumen pada tahu susu. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (67kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (383kB) | Preview

Abstract

Tahu susu adalah merupakan jenis makanan padat yang dicetak, terbuat dari air susu segar dengan proses pengendapan protein pada titik isoelektrisnya. Pembuatan tahu susu adalah salah satu alternatif dari penganekaragaman dalam pengolahan air susu, dimana tahu susu merupakan makanan yang bergizi karena berasal dari bahan baku air susu. Pada proses pembuatan tahu susu, bahan penggumpal yang dapat digunakan adalah asam atau enzim. Pada penelitian ini digunakan air perasan jeruk nipis sebagai bahan penggumpalnya. Hal tersebut dilakukan karena jeruk nipis secara alami kaya akan asam sitrat. Pemakaian air perasan jeruk nipis bertujuan untuk dapat meningkatkan penerimaan konsumen. Air perasan jeruk nipis yang dimaksud adalah cairan yang diperoleh dari buah jeruk nipis yang diperas, kemudian disaring tanpa dilakukan pengenceran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai tingkat konsentrasi air perasan jeruk nipis terhadap kadar air, kadar protein, serta tingkat penerimaan konsumen pada tahu susu. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, dengan faktor tunggal yaitu penambahan konsentrasi (0%, 1%, 2%, 3%, 4%). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang dipakai untuk mengevaluasi produk adalah kadar air, kadar protein, tekstur, uji organoleptik (rasa, bau, dan warna, pH, dan rendemen). Pengamatan bahan dasar terdiri dari uji metilen biru dan pH, sedangkan pengamatan bahan penunjang (air perasan jeruk nipis) terdiri dari pH saja. Hasil perhitungan analisa sidik ragam susu yang diperoleh memperlihatkan bahwa berbagai tingkat konsentrasi air perasan tidak terdapat pengaruh yang nyata terhadap kadar protein, tekstur dan rasa tahu susu, sedangkan pada pH, rendemen, bau dan warna tahu susu terdapat pengaruh yang sangat nyata. Hasil pengamatan yang diperoleh dari masing-masing parameter adalah sebagai berikut : pH (5,25- 6,68); rendemen (0,09 gram - 11,8 gram); kadar air (81,89% - 161,45%); kadar protein (32,51% - 63,05%), tekstur (4,97 mm/10 detik- 13,5 mm/10 detik); sedangkan untuk uji organoleptik baik terhadap bau, rasa, dan warna tahu susu dari masing-masing perlakuan dengan konsentrasi air perasan jeruk nipis (0%, 1%, 2%, 3%, 4%) yaitu dengan tingkat kesukaan antara agak tidak menyukai dan netral sampai antara netral dan agak menyukai.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 28 May 2015 03:11
Last Modified: 28 May 2015 03:11
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2261

Actions (login required)

View Item View Item