Aktivitas inhibisi enzim DPP IV dari ekstrak herba sambiloto (andrographis panniculata) pada luka tikus diabetes melitus yang diinduksi aloksan

Mamo, Maria Margareta (2020) Aktivitas inhibisi enzim DPP IV dari ekstrak herba sambiloto (andrographis panniculata) pada luka tikus diabetes melitus yang diinduksi aloksan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (47kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (366kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (184kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (127kB) | Request a copy

Abstract

Diabetes melitus adalah sekelompok penyakit metabolik yang ditandai adanya hiperglikemia dan dapat menyebabkan beberapa komplikasi kronis pada pasien, salah satunya berpengaruh pada proses penyembuhan luka. Penghambatan aktivitas DPP-4/CD26 selama regenerasi kulit dapat menurunkan kadar glukosa darah dan mengurangi aktivitas DPP-4/CD26 yang tinggi pada jaringan luka kronis tikus diabetes. Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap aktivitas DPP-4 pada jaringan luka tikus diabetes terinduksi aloksan yang diberi ekstrak herba sambiloto (Andrographis panniculata) untuk mengetahui apakah ekstrak herba sambiloto (Andrographis panniculata) mampu menyembuhkan luka pada tikus diabetes, ditinjau dari pengecilan diameter luka dan aktivitas inhibisi enzim DPP-4 serta ada tidaknya korelasi antara pengecilan diameter luka dengan % inhibisi enzim. Hasil uji Kruskall-Wallis menunjukkan bahwa pemberian sambiloto berpengaruh (ada perbedaan bermakna) pada pengecilan ukuran diameter luka yang dilihat dari hasil hari ke-3 dimana nilai p sambiloto (0.004) < dari p kritis (0.05), pada hari ke-7 nilai p (0.004) < p kritis (0.05) dan pada hari ke-14, nilai p (0.002). Persen inhibisi DPP-4 ekstrak herba sambiloto yang didapatkan dari 4 tikus yang berbeda adalah 100 %, 100 %, 61.55 dan 100 %. Hasil korelasi % pengecilan diameter luka dan % inhibisi sambiloto menunjukkan angka koefisen korelasi Pearson sebesar 0,471. Didasarkan pada kriteria yang ada hubungan kedua variabel tidak signifikan karena angka signifikan sebesar 0.102 > 0.05. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa, ekstrak herba sambiloto dapat memperkecil ukuran diameter luka tikus diabetes, ekstrak herba sambiloto mempunyai aktivitas inhibisi terhadap enzim DPP-4, namun tidak ada korelasi antara aktivitas inhibisi enzim DPP-4 ekstrak herba sambiloto dengan pengecilan ukuran diameter luka tikus diabetes. Kata kunci: Andrographis paniculata, inhibisi DPP-4, penyembuhan luka, induksi aloxan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
ContributionContributorsNIDN / NIDKEmail
Thesis advisorHartanti, F.V. LannyNIDN0724067402lanny.hartanti@gmail.com
Thesis advisorWijaya, HendyNIDN0730078304hendy_wijaya@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Andrographis paniculata, inhibisi DPP-4, penyembuhan luka, induksi aloxan
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Maria Margareta Mamo
Date Deposited: 30 Jul 2020 14:58
Last Modified: 30 Jul 2020 14:58
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/22623

Actions (login required)

View Item View Item