Pengaruh konsentrasi substrat terhadap kadar etanol hasil fermentasi filtrat kulit pisang

Saputro, Sanggaini Sari Dewi (1998) Pengaruh konsentrasi substrat terhadap kadar etanol hasil fermentasi filtrat kulit pisang. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (43kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (66kB) | Preview

Abstract

Buah pisang (Musa Paradisiaca) merupakan salah satu jenis buah-buahan tropis yang banyak terdapat di Indonesia. Menurut data statistik, produksi pisang di Indonesia dari tahun 1985-1989 semakin meningkat, yaitu 1.908.627 ton pada tahun 1985 dan 2.457.760 ton pada tahun 1989. Karena persentase bagian dapat dimakan buah pisang adalah 70%, sedangkan sisanya adalah kulit pisang, ini berarti limbah kulit pisang yang ada pada tahun 1989 adalah sebesar 737.328 ton. Salah satu usaha yang dilakukan untuk mengolah limbah kulit pisang tersebut adalah dengan memanfaatkan kulit pisang sebagai bahan dasar pembuatan etanol. Dalam pembuatan etanol dari limbah kulit pisang ini, jenis pisang yang digunakan adalah pisang raja, karena pisang jenis ini mempunyai kulit buah yang tebal dengan kandungan pati yang tinggi, sehingga kadar etanol yang dihasilkan juga tinggi. Pada penelitian ini dicoba untuk mengetahui konsentrasi bubur kulit buah pisang yang paling tepat, sehingga dihasilkan konsentrasi etanol yang paling besar. Proses pembuatan etanol ini meliputi tahap sortasi, pembersihan, penghancuran, pemanasan dalam larutan HCl 0,1 N sebanyak 30 %, pengepresan dengan hidraulic press sterilisasi, penambahan air dengan konsentrasi yang berbeda, yaitu 0%, 10%, 20%, dan 30%. Kemudian diinokulasi dengan bakteri Saccharomyces cerevisiae dan difermentasi pada suhu 30°C selama 7 hari. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAK (Rancangan Acak Kelompok) yang disusun secara nonfaktorial dengan 6 kali pengulangan. Analisis yang dilakukan meliputi analisis terhadap bahan baku, yaitu kadar gula reduksi, serat kasar, dan kadar pati. Kemudian analisa terhadap produk, yaitu pengujian kadar etanol. Dari hasil analisa sidik ragam penambahan air yang berbeda-beda menyebabkan kadar etanol yang dihasilkan pada fermentasi filtrat kulit pisang tidak berbeda nyata.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 01 Jun 2015 08:54
Last Modified: 01 Jun 2015 08:54
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2284

Actions (login required)

View Item View Item