Pengaruh cara pengemasan dan ketebalan polipropilen terhadap sifat fisiko-kimia manisan apel semi basah varietas Rome beauty selama penyimpanan

Lusiana, . (1998) Pengaruh cara pengemasan dan ketebalan polipropilen terhadap sifat fisiko-kimia manisan apel semi basah varietas Rome beauty selama penyimpanan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (43kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (171kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (76kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (68kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (454kB) | Preview

Abstract

Apel merupakan komoditi yang cepat mengalami kerusakan karena kadar airnya cukup tinggi (84,4%). Oleh sebab itu perlu dilakukan usaha pengolahan menjadi produk baru yang diharapkan dapat memperpanjang masa simpan apel dan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi buah apel. Salah satu cara adalah dengan mengolah apel menjadi manisan apel semi basah. Proses pembuatan manisan apel meliputi sortasi, pencucian, pengupasan, pemotongan, perendaman dalam larutan gula dan penambahan asam, pencucian dan pengeringan kemudian dikemas. Manisan apel ini merupakan produk yang bersifat higroskopis sehingga menimbulkan masalah selama penyimpanan dan distribusi, misalnya penyerapan uap air dari lingkungan, pencoklatan dan pelunakan. Oleh sebab itu dicari cara untuk menghambat laju penyerapan uap air selama penyimpanan, dan dengan cara bagaimana pengemasan itu dilakukan supaya mutu manisan apel tetap baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cara pengemasan dan ketebalan polipropilen terhadap sifat fisiko-kimia manisan apel varitas rome beauty selama penyimpanan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan tersarang (Nested Design) yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah cara pengemasan yang terdiri dari dua cara yaitu non-vakum dan vakum, sedang faktor kedua adalah ketebalan polipropilen yang terdiri dari tiga macam yaitu 0,03mm, 0,05mm dan 0,07mm. Pengamatan yang dilakukan adalah pengujian aw, kadar air, kadar vitamin C, tekstur, warna (Lovibond), dan uji organoleptik. Pada hari ke 60, manisan apel yang dikemas secara vakum atau non-vakum dengan ketebalan polipropilen 0,07 mm memiliki kadar air, aw, tekstur dan intensitas warna kuning yang terendah. Dari uji organoleptik tekstur dan warna, panelis lebih menyukai manisan apel yang dikemas secara vakum atau non-vakum dengan ketebalan polipropilen 0,07 mm.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 01 Jun 2015 08:56
Last Modified: 01 Jun 2015 08:57
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2287

Actions (login required)

View Item View Item