Kajian hubungan nilai kimiawi protein terhadap protein efficiency ratio pada berbagai formula bahan makanan campuran

Octavia, Lidya (1998) Kajian hubungan nilai kimiawi protein terhadap protein efficiency ratio pada berbagai formula bahan makanan campuran. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (89kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Masalah kekurangan protein pada bayi merupakan masalah penting karena dengan bertambahnya usia bayi, Air Susu Ibu (ASI) sebagai makanan utama bagi bayi tidak dapat mencukupi kebutuhan protein yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Pemberian makanan tambahan untuk bayi merupakan alternatif untuk mengatasi masalah kekurangan protein dimana pembuatan makanan bayi perlu dilakukan dengan melibatkan berbagai bahan pangan yang bergizi tinggi dan mudah diperoleh. Bahan-bahan nabati seperti serealia (beras, jagung) dan kacang-kacangan (kacang hijau, kedelai) dapat digunakan dalam penyusunan makanan tambahan bagi bayi karena bahan-bahan nabati tersebut merupakan sumber energi dan protein. Serealia dan kacang-kacangan mempunyai kandungan asam amino pembatas yang berbeda sehingga jika dua jenis protein yang memiliki jenis asam amino yang saling melengkapi dikonsumsi bersama-sama, maka kekurangan asam amino dari protein yang satu dapat dilengkapi oleh asam amino sejenis yang terdapat dalam jumlah cukup pada protein yang lain. Nilai Kimiawi Protein (NKP) merupakan parameter untuk menilai kualitas protein secara kimiawi. Dengan NKP dapat diketahui asam amino pembatas yang terkandung dalam bahan pangan sedangkan untuk mengetahui daya cerna dan penyerapan protein oleh tubuh dari menu yang disusun menggunakan uji Protein Efficiency Ratio (PER). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan nilai kimiawi protein terhadap protein efficiency ratio pada berbagai formula bahan makanan campuran. Proses yang dilakukan dalam pembuatan makanan bayi adalah pembuatan tempe, pembuatan tepung tempe, pembuatan tepung beras sangrai, pembuatan kecambah kacang hijau, dan pembuatan tepung kecambah kacang hijau. Ketiga hasil tepung tersebut dicampur dengan penambahan susu skim, minyak kelapa, gula dan garam. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara non faktorial dengan 1 faktor yaitu nilai kimiawi protein. Rancangan percobaan ini terdiri dari 3 level yaitu NKP 60, NKP 65 dan NKP 70 dengan 3 kali ulangan untuk analisa kimiawi dan analisa biologis (PER). Analisa yang dilakukan meliputi analisa Protein Efficiency Ratio (PER), kadar protein, Aw, viskositas, dan densitas kamba. Pengujian PER menggunakan tikus putih jantan jenis Wistar berusia 21 hari dengan masa perlakuan 28 hari setelah masa adaptasi 6 hari. Hasil pengamatan dan perhitungan statistik menunjukkan bahwa nilai kimiawi protein memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap PER, kadar protein, viskositas dan densitas kamba tetapi nilai kimiawi protein tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap Aw. Perlakuan NKP 60, NKP 65 dan NKP 70 mempunyai nilai PER lebih tinggi dibandingkan kontrol. Perlakuan NKP 70 mempunyai nilai PER (2,58) lebih tinggi dibandingkan NKP 60 (2,21) dan NKP 65 (2,38).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 01 Jun 2015 09:01
Last Modified: 01 Jun 2015 09:01
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2293

Actions (login required)

View Item View Item