Kajian pengaruh pengaturan pH awal terhadap karakteristik anggur pepaya (varietas Thailand) selama pemeraman

Sapang, Brendina (1998) Kajian pengaruh pengaturan pH awal terhadap karakteristik anggur pepaya (varietas Thailand) selama pemeraman. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (58kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (141kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (262kB) | Preview

Abstract

Buah pepaya dapat digunakan untuk berbagai macam bentuk olahan misalnya sari buah, manisan, jam di samping dikonsumsi dalam bentuk segar. Sedangkan pepaya yang diolah menjadi anggur pepaya belum banyak dilakukan. Definisi anggur pepaya adalah suatu produk minuman yang diolah secara fermentasi dari cairan buah pepaya dengan bantuan khamir Saccharomyces cerevisae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaturan pH awal terhadap karakteristik anggur pepaya selama pemeraman. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan 1 faktor yaitu pengaturan pH awal yang terdiri atas 3 level yaitu pH 3,5; 4,0; 4,5 dilakukan enam kali ulangan. Analisa yang dilakukan adalah meliputi analisa bahan baku yaitu total asam dan pH sedangkan analisa produk akhir meliputi kadar total asam, kadar alkohol, pH, uji organoleptik (rasa, aroma dan warna) uji warna menggunakan alat Lovibond Tintometer dan uji kekeruhan menggunakan alat Turbidimeter. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pH awal berpengaruh nyata terhadap kadar alkohol, kadar total asam, pH produk, warna tintometer, kekeruhan, uji organoleptik (rasa, aroma, warna) sedangkan pengaturan pH awal tidak berpengaruh nyata terhadap rendeman. Dari hasil penelitian diketahui bahwa anggur pepaya yang mempunyai hasil terbaik diperoleh dari perlakuan pengaturan pH awal 4,50 yang mempunyai kadar alkohol 10,25%, kadar total asam 1,32%, pH produk 4,09, intensitas warna tintometer tertinggi 8, nilai kekeruhan tertinggi 349,33 FTU, kesukaan rasa tertinggi 5,74 (agak menyukai) kesukaan aroma tertinggi 7,11 (menyukai) tetapi mempunyai nilai kesukaan warna terendah 6,72.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 01 Jun 2015 09:04
Last Modified: 01 Jun 2015 09:04
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2297

Actions (login required)

View Item View Item