Penjadwalan produksi dengan mengintegrasikan perawatan mesin (studi kasus di PT. ”X”)

Wibisono, Stephannus Ferry (2009) Penjadwalan produksi dengan mengintegrasikan perawatan mesin (studi kasus di PT. ”X”). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (14kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (38kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMOIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (598kB) | Preview

Abstract

PT “X” merupakan perusahaan yang bergerak di bidang wood adhesive. Penelitian dilakukan pada pada adhesive plant yang menggunakan 10 mesin reaktor kimia untuk melakukan proses produksi. Mesin reaktor kimia ini memiliki kapasitas produksi yang berbeda dan dilakukan penggolongan reaktor kimia berdasarkan produk tertentu. Penelitian membahas penjadwalan produksi dengan mengintegrasikan perawatan mesin. Obyek penelitian untuk melakukan perawatan mesin adalah komponen kritis di dalam bagian gearbox reaktor kimia sebagai penggerak propeller. Pemilihan komponen kritis dilakukan melalui analisis pareto chart. Dari analisis pareto chart didapatkan komponen kritis dari tiap reaktor kimia adalah bearing. Interval waktu perawatan yang optimal ditentukan berdasarkan penghitungan C(tp) yang paling optimal. Interval perawatan yang paling optimal untuk masing-masing reaktor kimia dari nomer 1 sampai dengan 10 berturut-turut adalah 1870, 1200, 1132, 1899, 1901, 1610, 1586, 2600, 2071, dan 1932 (dalam satuan jam). Interval perawatan ini dialokasikan pada penjadwalan produksi. Penjadwalan produksi dilakukan dengan memberikan aturan urutan pengerjaan berdasarkan slack time. Aturan ini untuk dapat memberikan prioritas pada order produksi yang harus diproduksi terlebih dahulu sesuai dengan urutan prioritasnya. Perawatan mesin ini dapat melakukan efisiensi total biaya perawatan total sebesar 10,86%. Penjadwalan produksi dengan mengintegrasikan perawatan mesin pada contoh numerik dapat melakukan efisiensi total tardiness cost sebesar 15,38% dan 9,4% jika ada penyisipan order produksi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Engineering" not defined]
Uncontrolled Keywords: C(tp), penjadwalan produksi, slack time.
Subjects: Engineering
Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 24 Jun 2015 08:54
Last Modified: 24 Jun 2015 08:54
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2379

Actions (login required)

View Item View Item