Hubungan antara persepsi terhadap adanya dukungan sosial keluarga dengan kecemasan wanita menopause

Laurensia, . (2005) Hubungan antara persepsi terhadap adanya dukungan sosial keluarga dengan kecemasan wanita menopause. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (272kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (119kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (645kB)

Abstract

Kecemasan merupakan ketegangan, rasa tidak aman dan kekhawatiran yang dapat timbul ketika wanita memasuki masa menopause. Masa menopause berarti berhentinya masa menstruasi yang merupakan siklus alami yang dialami oleh setiap wanita. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kecemasan wanita menopause adalah persepsi wanita terhadap adanya dukungan sosial keluarga, sehingga tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara persepsi terhadap adanya dukungan sosial keluarga dengan kecemasan wanita menopause. Subjek penelitian (N=40) adalah wanita menopause yang berusia 45-55 tahun dan berstatus sebagai ibu rumah tangga. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik korelasi parametrik Karl Pearson. Hasil analisis mendapatkan koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,794 dengan nilai p = 0,000 (p > 0,05) yang berarti bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara persepsi terhadap adanya dukungan sosial keluarga dengan kecemasan wanita menopause. Semakin positif persepsi terhadap adanya dukungan sosial keluarga, maka semakin rendah tingkat kecemasan wanita menopause, sebaliknya semakin negatif persepsi terhadap adanya dukungan sosial keluarga, maka semakin tinggi tingkat kecemasan wanita menopause. Dengan demikian persepsi wanita menopause terhadap adanya dukungan sosial keluarga berpengaruh pada kecemasan yang dirasakannya. Secara deskriptif diperoleh hasil bahwa sebagian besar subjek penelitian mempunyai persepsi terhadap adanya dukungan sosial keluarga yang tergolong pada kategori tinggi (35%) dan sedang (30%), sedangkan kebanyakan subjek mempunyai tingkat kecemasan yang tergolong tinggi (32,5%) dan rendah (30%).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 28 Oct 2016 07:56
Last Modified: 28 Oct 2016 07:56
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2401

Actions (login required)

View Item View Item