Hubungan antara kepercayaan diri dengan kemandirian pada remaja tunarungu

Suryaningati, Stefani (2005) Hubungan antara kepercayaan diri dengan kemandirian pada remaja tunarungu. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (140kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (345kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (189kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (658kB)

Abstract

Tidak semua manusia terlahir normal. Sebagian terlahir dengan kekurangan atau kecacatan tertentu. Mereka yang memiliki kekurangan dalam hal pendengaran disebut tunarungu. Dengan adanya kekurangan terutama dalam hal pendengaran ini menyebabkan mereka membutuhkan orang lain dalam melakukan aktivitasnya sehari­ hari. Hal ini membuat mereka menjadi kurang mandiri. Padahal kemandirian adalah salah satu tugas perkembangan remaja yang penting. Dengan adanya kekurangan ini, menyebabkan tugas perkembangan bagi remaja tunarungu menjadi relative lebih berat. Seseorang dapat mandiri jika di dalam dirinya ada rasa percaya diri. Pada dasarnya setiap manusia memiliki kepercayaan diri baik tinggi maupun rendah. Kepercayaan diri ini juga sangat penting bagi remaja tunarungu, karena apabila mereka memiliki kepercayaan diri, maka kemungkinan mereka dapat melakukan tugasnya sehari-hari tanpa bantuan orang lain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti ada tidaknya hubungan antara kepercayaan diri dengan kemandirian pada remaja tuna rungu. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja tunarungu kelas 1-3 SMP yang bersekolah di SMP LB-B Karya Mulya Surabaya. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan seluruh populasi yang ada yang disebut juga sebagai total population study dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi kendall's tau b. Dari hasil penghitungan diperoleh hasil bahwa koefisien korelasinya (rxy)= - 0,142 dengan p=0,247 (p>0,05) sehingga hipotesis penelilian ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kepercayaan diri dengan kemandirian. Faktor-faktor yang menyebabkan tidak signifikannya hubungan antara lain adalah pola asuh yang diberikan, perbedaan penerapan perilaku yang diberikan antara di rumah dengan di sekolah, serta subjek penelitian yang diteliti adalah mereka yang memiliki taraf ketunarunguan yang berat. Bagi peneliti yang tertarik dan ingin melakukan penelitian sejenis, disarankan agar memperhitungkan faktor-faktor lain yang tidak diperhitungkan dalam penelitian ini, yaitu jenis kelamin dan pola asuh yang diberikan. Selain itu, disarankan agar peneliti lain dapat memberikan angket terbuka serta mempermudah bahasa yang digunakan dalam skala maupun angket. Peneliti juga bisa meneliti ada tidaknya pengaruh penerapan perilaku yang berbeda antara di sekolah dan di rumah terhadap kemandirian para remaja tunarungu. Di samping itu, peneliti diharapkan dapat memperbesar jumlah subjek penelitian dan memperluas populasi penelitian pada subjek dengan taraf ketunarunguan sedang dan ringan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 28 Oct 2016 08:00
Last Modified: 28 Oct 2016 08:00
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2404

Actions (login required)

View Item View Item